Mirwan MS, bupati Aceh Selatan, jadi sorotan usai daerahnya didera banjir dan longsor. (ist)

Bupati Mirwan Miliki Kekayaan Rp25,9 M, Disorot dan Minta Maaf Sepulang Umrah

Posted on

HARIANTERBIT.CO – Akhirnya Bupati Aceh Selatan Mirwan MS yang oleh sementara kalangan dianggap nekad karena meninggalkan daerah yang dipimpinya usai didera banjir bandang dan longsor meminta maaf.

Permintaan maaf Mirwan disampaikan melalui akun instagram pribadinya yang kemudian menjadi viral dan dikutip banyak media. Di akun pribainya itu, Mirwan mengakui perbuatannya mengecewakan banyak pihak, termasuk Presiden dan Mendagri.

Permintaan maaf itu disampaikan kepada semua yang merasa dikecewakan dirinya, terutama Presiden Prabowo selaku kepala negara, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf.

Mirwan sebelumnya berangkat umroh bersama keluarganya. Dia disebut-sebut berangkat tanpa izin baik dari Gubernur Aceh maupun pejabat terkait di Kemendagri, disaat warganya terdampak banjir bandang.

Kepergian Mirwan ini kemudian mendapat sentilan dari Presiden Prabowo yang juga ketua umum Partai Gerindra. Mirwan sendiri menjabat Ketua DPC Partai Gerindra Aceh Selatan dan akibat perbuatan nekadnya umroh tersebut dia dipecat sebagai ketua partai.

Dalam kaitan kepergian Mirwan umroh, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Aceh Selatan, Denny Saputra, mengklaim bahwa Mirwan dan istrinya telah beberapa kali mengunjungi wilayah yang terdampak bencana.

Denny juga mengklaim bahwa Mirwan berangkat setelah kondisi Aceh Selatan stabil dan membaik dari bencana banjir.

Sabtu (6/12/2025), jubir Kemendagri (Kapuspen)Benni Irwan, mengungkapkan bahwa Mirwan MS sendiri yang dihubungi Mendagri mengaku tidak ada izin gubernur maupun Mendagri untuk umrah dan akan segera pulang

Benni menambahkan, Gubernur Aceh Muzakir Manaf telah menolak permohonan izin perjalanan luar negeri yang pernah diajukan Bupati Mirwan.

Yang menarik dari kasus Mirwan ini ialah, ia  seperti yakin tidak bakal bisa diberhentikan dari jabatannya. Karenanya ia berjanji akan terus bekerja bertanggung jawab terhadap Kabupaten Aceh Selatan, bekerja keras untuk memulihkan kepercayaan publik, dan memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang kembali di masa datang.

Sementara di sisi lain, kasus umroh di tengah bencana ini memancing sementara pihak menyorot kekayaan Mirwan yang katanya mencapai Rp 25 miliar lebih.

Lahir 9 Maret 1975, ) Mirwan menjabat sebagai Bupati Aceh Selatan masa jabatan 2025–2030. Ia menjabat sejak 17 Februari 2025 setelah dilantik Gubernur Aceh Muzakir Manaf di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Selatan.

Dikutip dari AJNN.net, kekayaan Mirwan mencapai Rp 25,9 miliar. Ini adalah data yang diperoleh dari LHKPN. Jumlah ini dilaporkan Mirwan pada 1 Oktober 2024, saat mengikuti pemilihan kepala daerah Aceh Selatan.

Total harta kekayaan dimiliki Mirwan senilai Rp 25.958.970.622, baik itu harta tidak bergerak maupun yang bergerak. Dalam laporan itu, disebutkan bahwa Mirwan memiliki lima bidang aset tanah dan bangunan senilai Rp 21.882.555.000. Mirwan menyebut seluruh harta itu merupakan hasil sendiri.

Mirwan juga memiliki aset 11 kendaraan senilai Rp 3.047.000.000. Terdiri dari Toyota Fortuner 2017 seharga Rp 435.000.000. Daihatsu Pick Up 2014 Rp 72.000.000, Komatsu Hydroulic Excavator PC 200-6 2007 Rp 450.000.000, Mitsubishi Colt Diesel Dump Truck FE 74 2008 Rp 185.000.000, Mitsubishi Colt Diesel Dump Truck FE SHD 2009 Rp 195.000.000.

Harta bergerak lain yang dicatatkan Mirwan dalam laporan itu adalah Komatsu Excavator VC 200 atau 5 Tahun 2004 Rp 260.000.000, Toyota Fortuner VRZ 4×2 2021 Rp 450.000.000; Toyota Rush 1.55 AT 2020 Rp 200.000.000, Toyota Rush 1 5S AT Tahun 2020 Rp 200.000.000, Mobil Toyota Rush 1.5S AT 2020 Rp 200.000.000; dan Toyota Camry 2.5V AT Tahun 2019 Rp400.000.000.

Mirwan juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 321.400.000, kas dan Rp 223.015.622, harta lainnya Rp 710.000.000, dan utang sebesar Rp 225.000.000.

Menurut AJNN.net (9/12) saat ini, tim Kemendagri berada di Banda Aceh untuk memeriksa Mirwan yang baru tiba dari Tanah Suci. Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan mengajukan permohonan untuk menunda pemeriksaan terhadap Mirwan setelah penanganan bencana dinyatakan tuntas. (lia)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *