HARIANTERBIT.CO – Indonesia Small Medium Enterprises Association (ISMEA) pada Sabtu (28/3/2026) di Monas turut memeriahkan Pesta Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
ISMEA mendapat undangan pada Kamis (26/3/2026) sore, lalu segera melakukan koordinasi di antara anggota fesyen dan kraf. ISMEA satu asosiasi UMKM yang memiliki beberapa kelompok UMKM selain fesyen dan kraf, juga kuliner kemasan dan siap saji, produk jasa digital dan nondigital.
Selain kerap berpartisipasi dalam berbagai bazar dan pameran, ISMEA juga melakukan pendampingan menejemen produksi, pemasaran, branding dan packaging.
Pesta Rakyat di Monas yang diselenggarakan Presiden Prabowo membawa kegembiraan bagi para UMKM anggota ISMEA. Ida Fitriya produsen sepatu, bersyukur dapat menghabiskan stok sepatu dan sandal kulitnya tahun produksi 2025. Demikian dengan Elvi Susanti untuk produk sepatu dan tas batik uniknya. ISMEA juga mengikutsertakan UMKM kain batik Betawi dan baju gamis serta aksesoris.
Endang Rudiatin ketua ISMEA mengapresiasi langkah Presiden melalui Kementerian UMKM memberikan perhatian yang besar pada UMKM. “Pesta rakyat ini memberikan dua manfaat yaitu, membantu daya beli rakyat Jabodetabek juga bagi peningkatan omzet UMKM di tengah lesunya pemasaran produk dalam negeri,” kata Endang, melalui keterangan tertulis yang diterima HARIANTERBIT.CO, Selasa (31/3/2026).
Bagi Endang yang sudah memimpin asosiasi UMKM ISMEA dari tahun 2015, baru ini kegiatan yang memberi harapan kepada UMKM bahwa pemerintah peduli dengan masalah UMKM. “Berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin Presiden dan Kementerian UMKM, agar pernyataan para pejabat pemerintah bahwa UMKM adalah ‘the backbone’ perekonomian Indonesia, betul mewujud,” ujarnya.
“ISMEA sesungguhnya merupakan kumpulan produsen yang bukan grosiran, melainkan handmade. Namun memenuhi 1.000 paket bundling dapat disiasati dengan kerja sama yang cermat dan kompak oleh para UMKM-nya. Bahkan viral di media sosial kebahagiaan warga yang mendapatkan sandal kulit,” sambung Endang.
ISMEA mampu membuktikan bahwa menejemen dan kerja sama yang baik, membuat lembaga ini eksis dan berkelanjutan. Asisten Deputi (Asdep) Kemitraan dan Rantai Pasok Usaha Mikro Kementerian UMKM Pristiyanto meninjau persiapan pembagian paket bundling, sambil memberi pengarahan pada UMKM ISMEA untuk memastikan harga satuan paket tidak lebih murah dari bundling-nya. (*/rel/dade)




