Umi Zahrok; Bukan Keinginan Gus Muhaimin Mencapreskan 2024, tapi Amanat Muktamar V PKB

Posted on

HARIANTERBIT.CO – Disampaikan Umi Zahrok, Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur disaat kunjungan ke Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Lumajang di Desa Tukum, Kecamatan Tekung, kabupaten Lumajang, Senin (29/11/2022).

Umi Zahrok menjelaskan sesuai amanat Muktamar PKB ke V di Nusa Dua Bali pada (20-21/8/2019) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan saat itu ada sekitar 1.000 kiai dari berbagai pelosok negeri dalam forum Munas Alim Ulama se-Indonesia, Gus Muhaimin diputuskan untuk Maju Capres 2024.

Sampai saat ini, koalisi partai-partai belum mengumumkan pasangan capres dan cawapres untuk pemilu 2024, tunggu saja, Gus Muhaimin berpasangan dengan siapa, InsyaALLAH pilihan yang terbaik, sambung anggota fraksi PKB Jatim yang balehonya selalu bertuliskan “ Sae Terosagi “ (ini bahasa madura) yang artinya “ Bagus Teruskan. “

Dilanjutkan Umi Zahro, saya membaca berita hasil dari Lembaga Survey Median bahwa pasangan Prabowo-Muhaimin unggul, mengalahkan semua pasangan capres-cawapres, kami semua kader “militan” PKB bekerja bukan karena survei dll, tapi menunaikan amanat muktamar ke V di Bali bahwa Ketua Umum PKB Gus Muhaimin Iskandar harus maju di Pilpres 2024 sebagai Capres, ini bukan keinginan Gus Muhaimin tapi melaksanakan amanat Muktamar PKB.

Hasil Simulasi yang dilakukan Lembaga survei Median “head to head” capres dan cawapres di 2024. Survei dilakukan pada 9-17 November 2022 dengan teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi provinsi dan gender. Survei dilakukan pada warga yang memiliki hak pilih dengan jumlah 1.200 responden. Hasilnya, pasangan calon (paslon) Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengalahkan semua paslon.

Pertanyaan untuk responden, ‘Jika pemilihan presiden dilakukan saat ini, dari daftar pasangan berikut ini, siapakah yang akan Anda pilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia’. Ada 6 skenario hasilnya paslon Prabowo-Cak Imin mengungguli paslon lainnya.

Berikut ini 6 skenario head to head capres-cawapres versi Median:

Skenario 1;

Prabowo Subianto-Cak Imin 29,4%
Anies Baswedan-AHY 27%
Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto 26,9%
Puan Maharani-Andika Perkasa 3%
TT/TJ 13,6%

Skenario 2;

Prabowo Subianto-Cak Imin 30,1%
Anies Baswedan-AHY 27,5%
Ganjar-Erick Thohir 25,8%
Puan Maharani-Andika Perkasa 2,4%
TT/TJ 14,2%

Skenario 3;

Prabowo Subianto-Cak Imin 29,8%
Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto 26,3%
Anies Baswedan-Ahmad Heryawan 25,8%
Puan Maharani-Sandiaga Uno 6%
TT/TJ 12,1%

Skenario 4;

Prabowo Subianto-Cak Imin 30%
Anies Baswedan-AHY 26,5%
Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto 26,%
Puan Maharani-Ridwan Kamil 8%
TT/TJ 9,5%

Skenario 5;

Prabowo Subianto-Cak Imin 29,6%
Anies Baswedan-AHY 26%
Ganjar Pranowo-Zulkifli Hasan 25%
Puan Maharani-Ridwan Kamil 9%
TT/TJ 10,4%

Skenario 6;

Prabowo Subianto-Cak Imin 29,6%
Ganjar Pranowo-RK 26,4%
Anies Baswedan-AHY 25,6%
TT/TJ 18,4%


Umi Zahrok saat kunjungan ke Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia ( PPDI) Lumajang (29/11/2022)

Anggota Komisi E DPRD Jatim Umi Zahrok mengatakan, dari hasil pertemuan dengan PPDI ada beberapa aspirasi yang di usulkan terkait dengan pendataan sinkronisasi pendataan baik pusat, regional, maupun sampai di daerah sampai kelurahan. “Pendataan ini terkait dengan kebutuhan mereka. Jenis ragam disabilitas ini memiliki kebutuhan masing-masing. sehingga di dalam PPDI,” terangnya.

Menurutnya, Penyandang disabilitas di Lumajang cukup luar biasa selain memiliki keahlian memijat dengan melayani jasa dirumah masing-masing, juga ada keahlian dibidang elektronik, dan rias pengatin,” ujar Umi Zahrok

Dijelaskan Umi Zahrok, implementasi undang-undang Nomer 8 2016 tentang penyandang disabilitas ini, perlindungan disabilitas sesungguhnya penting dilakukan sinergitas baik antar pemerintah, teman-teman NJO dan masyarakat maupun kelompok lainnya.

Penyandang disabilitas ini kata Umi Zahrok beragam, ada yang tunanetra, tunadaksa, tunarungu, tunagraida, dll. Maka perlindungan dan pemberdayaan ini penting bagi kalangan disabilitas bukan hanya charity – belas kasihan,” tuturnya. (mak)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *