KASUS DUGAAN PROYEK FIKTIF, SEJUMLAH PEJABAT BUMN PT AMKA DIPANGGIL KPK

Posted on

HARIANTERBIT.CO – Satu rombongan pejabat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Amarta Karya dipanggil penyidik KPK, Selasa (28/6/2022). Mereka diperiksa terkait kasus proyek fiktif di perusahaan pelat merah tersebut.

KPK menduga terdapat kerugian keuangan negara yang cukup besar terkait proyek fiktif di BUMN tersebut. “Pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi proyek pada PT Amarta Karya tahun 2018 sampai dengan tahun 2020,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Selasa (28/6/2022), melalui siaran pers.

Para saksi yang dipanggil KPK, yakni Kepala Departemen QHSSE PT Amarta Karya Bayu Angin Mardani, Kepala Departemen Teknis PT Amarta Karya Maftuchin Al Ghozali. Selain itu Kepala Divisi Operasi Konstruksi dan Manufaktur PT Amarta Karya Wayan Sudenia, serta Kepala Departemen PPIC PT Amarta Karya Angga Santoso.

Mereka dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi proyek fiktif yang menimbulkan kerugian negara miliaran rupiah. Dalam hal ini, KPK kembali mengusut kasus baru yang berkaitan dengan proyek fiktif di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Korupsi proyek fiktif itu diduga terjadi di PT Amarta Karya (Amka) pada tahun 2018-2020. PT Amarta Karya (Persero) merupakan BUMN yang bergerak di bidang konstruksi. KPK telah meningkatkan status perkara ini ke tingkat penyidikan setelah ditemukan bukti permulaan yang cukup.

KPK telah menetapkan sejumlah tersangka sejalan dengan proses penyidikan perkara ini. Namun pihak KPK masih enggan membeberkan secara detail siapa saja pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka. (*/omi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *