La Ode Muhammad Rusman Emba ditahan KPK.

KASUS KORUPSI PEN 2021, KPK JEBLOSKAN ADIK KANDUNG BUPATI MUNA KE PENJARA

Posted on

HARIANTERBIT.CO – Adik kandung Bupati Muna, Sulawesi Tenggara, La Ode Muhammad Rusman Emba, yakni LM Rusdianto Emba resmi ditahan KPK terkait dugaan kasus korupsi. Rusdianto Emba kini meringkup di Rumah Tahanan (Rutan) Pomdam Jaya Guntur, Jakarta untuk 20 hari ke depan.

Penahanan terhadap adik kandung Bupati Muna dilakukan penyidik KPK untuk kepentingan penyidikan. “Penyidik melakukan upaya paksa penahanan untuk tersangka LMRE selama 20 hari ke depan terhitung mulai tanggal 27 Juni 2022 sampai 16 Juli 2022 di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur,” kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto, Senin (27/6/2022), melalui siaran pers.

Penyidik KPK resmi menahan Rusdianto Emba setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Rusdianto Emba merupakan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pengurusan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2021.

KPK memetapkan Rusdianto sebagai tersangka bersama-sama dengan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Muna, Sukarman Loke (SL). Namun, Sukarman Loke telah lebih dulu ditahan oleh KPK pada Kamis (23/6/2022).

Penetapan tersangka terhadap keduanya merupakan pengembangan dari perkara sebelumnya. Sebelumnya, KPK telah lebih dulu menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka yakni, mantan Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri M Ardian Noervianto, mantan Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur; serta Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Muna Laode M Syukur Akbar.

Rusdianto Emba dan Sukarman Loke dalam kasus ini diduga turut membantu guna memuluskan pengurusan pengajuan dana PEN untuk Kabupaten Kolaka Timur. Sukarman dan Rusdianto bersama-sama dengan Laode M Syukur Akbar diduga menjadi pihak yang memfasilitasi praktik suap-menyuap antara Andi Merya Nur dengan Ardian Noervianto.

Andi Merya diduga menyuap Ardian sebesar Rp2 miliar untuk memuluskan pencairan dana PEN untuk Kolaka Timur. Pemberian uang suap itu diperantarai Sukarman Loke, Rusdianto Emba dan Laode Syukur Akbar. Atas bantuannya tersebut, Sukarman Loke dan Laode Syukur Akbar menerima uang sebesar Rp750 juta dari Andi Merya Nur melalui Rusdianto Emba. (*/omi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *