HARIANTERBIT.CO – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Isfandiari Mahbub Djunaidi mengungkapkan karakter sosok Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) Moeldoko.
Menurut Isfandiari, Moeldoko merupakan salah satu sosok yang memiliki sikap kesetiakawanan serta memiliki jiwa sosial yang tinggi. “Pak Moeldoko merupakan sosok yang memiliki jiwa sosial yang tinggi dan punya sikap kesetiakawanan,” kata Isfandiari, Kamis (26/5/2022), saat menghadiri acara Halal Bihalal Anak Betawi Tanah Abang di kawasan Tanah Abang, Jakarta.
Anak sastrawan besar sekaligus tokoh NU Mahbub Djunaidi tersebut membeberkan sikap dan karakter Moeldoko untuk menjawab pertanyaan dari beberapa tokoh Tanah Abang tentang sosok mantan Panglima TNI tersebut.
Sebelumnya, salah satu tokoh masyarakat Betawi Tanah Abang mengonfirmasi kabar kedekatan Isfandiari Mahbub Djunaidi dengan Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko.
Menurut Isfandiari, dirinya bertemu dan berkomunikasi dengan Moeldoko saat membawa Masyarakat Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) bersilaturahmi dengan Moeldoko. “Saat ini, nilai-nilai kesetiakawanan dan rasa solidaritas itu sangat dibutuhkan untuk bisa menyelesaikan berbagai persoalan di Indonesia,” ujarnya.
Salah satu bukti Moeldoko miliki jiwa sosial yang tinggi, kata Isfandiari, adalah dengan dibangunnya Masjid Moeldoko di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. “Selain itu, Pak Moeldoko juga mendirikan Moeldoko Center yang bergerak di bidang sosial budaya, ekonomi dan pemuda,” ungkapnya, melalui keterangan tertulis yang diterima HARIANTERBIT.CO, Kamis (26/5/2022).
Isfandiari juga mengungkapkan, sosok Moeldoko memiliki rekam jejak yang cukup baik dalam membantu masyarakat daerah. “Saya mendapatkan cerita dari Masyarakat Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) bahwa Pak Moeldoko banyak membantu mereka khususnya terkait tanah adat,” tandasnya.
Isfandiari Mahbub Djunaidi merupakan salah satu tokoh muda Tanah Abang yang saat ini duduk sebagai wasekjen PBNU. Ia juga merupakan anak dari salah satu tokoh jurnalis di Indonesia yang juga sastrawan Indonesia, Mahbub Djunaidi. (*/rel/dade)



