SAMBUT TIMNAS AFF 2020 KEMBALI KE TANAH AIR, PSTI MINTA KETUM PSSI PERTAHANKAN SHIN TAE-YONG

Posted on

HARIANTERBIT.CO – Meskipun gagal merebut Piala AFF 2020, namun Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI) mengapresiasi perjuangan Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan, Minggu (2/1/2022) sore. Pengurus PSTI bertemu dengan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan yang kemudian berdiskusi hangat selama kurang lebih dua jam, di Jakarta.

Ketua Umum PSTI Ignatius Indro menyampaikan maksud kedatangan PSTI untuk memberi apresiasi kepada Tim Nasional Indonesia yang telah berjuang dengan gigih dalam ajang Piala AFF 2020 yang berlangsung di Singapura.

“Kami mengapresiasi seluruh pemain dan ofisial timnas Piala AFF 2021 ini. Meski baru mencapai runner up, namun permainan mereka menunjukkan progress yang luar biasa. Sudah sepantasnya mereka pulang dengan kepala tegak, karena kami bangga dengan permainan dan perjuangan mereka yang tidak kenal lelah,” kata Ignatius, dalam keterangan tertulis yang diterima HARIANTERBIT.co, Senin (3/1/20222).

Dalam diskusi dengan Ketua Umum PSSI, Ignatius menekankan ada beberapa hal yang terpenting untuk membangun sepak bola Indonesia setelah pelaksanaan Piala AFF yaitu mempertahankan Shin Tae-yong sebagai pelatih tim nasional agar terjadi kesinambungan program, perbaikan sistem sepak bola Indonesia, pembinaan pemain usia dini serta pemberantasan mafia sepak bola.

“Setelah ini kami harap STY dipertahankan, agar ada kesinambungan program, lalu sistem sepak bola harus dibenahi. Mulai dari pelaksanaan liga yang lebih profesional, pembinaan usia dini dengan diadakannya kompetisi usia muda dengan menggunakan sport science. Dan yang paling penting adalah pemberantasan mafia sepak bola, dengan begitu bisa diharap sepak bola kita semakin maju ke depannya,” ujarnya.

Ketua umum PSSI Mochamad Iriawan menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan suporter kepada para pemain timnas, karena suporter adalah salah satu bagian terpenting dari sepak bola. Ia juga menjanjikan Shin Tae-yong akan bertahan demi terciptanya kesinambungan pembinaan, terutama karena Indonesia juga akan menghadapi event-event berikutnya.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan teman-teman suporter, karena tanpa suporter, sepak bola tidak ada artinya. Kita telah melihat progres yang bagus dari anak-anak timnas di bawah Shin Tae-yong. Jadi saya tidak ragu dengan investasi yang besar ini kita akan lebih baik ke depannya. Saya jamin STY akan melanjutkan tugas kepelatihan di timnas,” ungkap pria yang akrab dipanggil Iwan Bule ini.

Pada kesempatan yang sama, Iwan Bule juga sepakat dengan PSTI tentang perbaikan sistem, pembinaan pemain usia muda dan pemberantasan mafia sepak bola. “Perbaikan sistem memang sedang kita mulai. Contohnya, saya meminta klub-klub juga membantu kesejahteraan pemain, ini untuk mengurangi kemungkinan yang tidak kita inginkan. Kompetisi kita buat semakin profesional, memang masih ada kekurangan, itu sedang kita perbaiki,” paparnya.

Selain itu, Ketua Umum PSSI juga meminta klub memiliki SSB untuk terus melakukan pembinaan usia dini.

“Terkait mafia sepak bola, kita akan keras. Silakan semua stakeholder yang memiliki bukti, laporkan ke kami, akan kami tindak bersama Satgas Antimafia Sepak bola,” tandas Iwan Bule.

PSTI sangat mengerti jika pihaknya belum bisa bertemu langsung dengan para pemain karena sedang melakukan karantina. Sekretaris Jenderal PSTI Abe Tanditasik menekankan, kehadiran para suporter setia timnas selepas masa karantina nanti diharap bisa menambah semangat para pemain untuk nantinya berlatih lebih keras demi semakin majunya prestasi sepak bola nasional.

“Kami paham para pemain sedang melakukan karantina sesuai aturan. Untuk itu, kami cukup mengirimkan karangan bunga ke lokasi karantina agar minimal bisa dibaca tim Garuda Muda, bahwa mereka terus didukung oleh pecinta sepak bola di tanah air,” kata Abe Tanditasik. (*/rel/dade)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *