MANTAN MENTERI KKP AKAN DIJERAT KPK KASUS TPPU

Posted on

HARIANTERBIT.CO – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo akan menghadapi kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU). Sebab, KPK kini mulai membuka peluang pengusutan kasus tersebut.

Menurut Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, pengusutan dugaan praktik pencucian uang Edhy akan dipelajari KPK setelah kasus dugaan suap Edhy berkekuatan hukum tetap. “Kami pelajari dulu putusan secara utuh yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap tersebut,” katanya, Jumat (26/11/2021).

Dijelaskan Ali Fikri, saat ini KPK masih menunggu sikap Edhy Prabowo terkait putusan kasus dugaan suap atas perizinan budi daya lobster dan izin ekspor benih bening lobster (BBL) di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Jika tidak mengambil langkah hukum kasasi, tim KPK segera mengeksekusi Edhy untuk menjalani hukuman penjara sesuai putusan banding. KPK kemudian akan mempelajari putusan banding Edhy. Selanjutnya KPK segera mengusut TPPU Edhy setelah mempelajari putusan banding itu. “Apakah sama dari fakta-fakta dari pengadilan negeri, ada fakta-fakta baru ataukah ada kemungkinan yang bisa dikembangkan lebih lanjut ke pasal-pasal tindak pidana pencucian uang,” ujar Ali Fikri.

Sebelumnya, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menambah hukuman Edhy Prabowo menjadi sembilan tahun penjara dan denda Rp400 juta subsider enam bulan terkait kasus suap izin budi daya benih bening lobster. (*/omi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *