Bareskrim Polri geledah pabrik obat terapi Covid-19 di kawasan Cianjur, Jawa Barat.

BARESKRIM POLRI GELEDAH PABRIK OBAT TERAPI COVID-19

Posted on

HARIANTERBIT.CO – Sebuah pabrik obat di kawasan Cianjur, Jawa Barat (Jabar) digeledah Bareskrim Polri. Penggeledahan ini diduga terkait pelanggaran penjualan obat-obatan yang kerap digunakan sebagai terapi Covid-19.

Menurut Direktur Tipideksus Bareskrim Polri Brigjenpol Helmy Santika, pabrik itu memproduksi salah satu obat terapi Covid-19 jenis antibiotik Azithromycin.

“Pabrik itu memang produksi antibiotik azithromycin,” kata Helmy dalam jumpa pers virtual di Gedung Bareskrim Polri, Rabu (28/7/2021).

Penggeledahan pabrik itu hasil pengembangan dari pengungkapan 33 kasus dengan 37 tersangka yang ditangani Mabes Polri beserta polda jajaran. Terungkapnya keberadaan pabrik itu berawal saat polisi menangkap tersangka di Tangerang.

Setelah dikembangkan, ternyata mengarah ke pabrik tersebut. “Dari penangkapan tersangka di daerah Tangerang, kami kembangkan ternyata sumber obatnya dari pabrik itu,” ujarnya.

Saat penggeledahan, polisi menemukan Azithromycin sebanyak 178 ribu butir dan 125 kilogram bahan. Apabila bahan tersebut diproduksi, dapat menghasilkan 300 ribu butir Azithromycin.

Dalam kasus ini pihak Bareskrim Polri menerapkan pendekatan restorative justice. Pihak pabrik diminta meneken surat pernyataan yang isinya menyatakan bakal menjual obat itu sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah diatur pemerintah.

Dikatakan Brigjenpol Helmy, terhadap pabrik ini pihaknya juga mengedepankan restorative justice untuk memenuhi kebutuhan obat di pasar. “Kami sudah mintakan untuk bikin surat pernyataan bahwa mereka siap menjual ke pasar seusai HET,” tegasnya.

Dalam pengungkapan perkara pelanggaran penjualan obat dan oksigen, pelaku diketahui menjual secara online ataupun langsung. Bahkan, polisi melakukan penyamaran sebagai pembeli guna menangkap para pelaku. (omi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *