KAPOLRES PELABUHAN TANJUNG PRIOK BERIKAN BANSOS PAKET SEMBAKO KEPADA WARGA MUARA ANGKE

Posted on

HARIANTERBIT.CO – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana SIK bersama anggotanya memberikan bantuan sosial paket sembako kepada warga Muara Angke, Pluit Penjaringan Jakarta Utara, khususnya para nelayan yang berdampak diberlakukan PPKM Darurat, Jumat (16/7/2021).

Dalam kegiatan baksos paket sembako tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Yunita Natallia, Kapolsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Seto Handoko, Kasat Reskrim AKP David Kanitero, Kasat Narkoba AKP Yefta Ruben Hasian Aruan, Kasat Binmas AKP Supriyadi dan Personil Anggota Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

“Bantuan sosial diberikan sebagai wujud bentuk kepedulian Polri kepada warga masyarakat yang terdampak pandemi virus Corona (Covid-19) dan saat PPKM Darurat berlaku,” kata AKBP Putu Kholis Aryana, dalam rilisnya yang diterima HARIANTERBIT.co.

Adapun bantuan 50 paket sembako yang kami berikan, ujar Putu, berupa bahan pokok yaitu beras 5 kg, mi instan 5 bungkus, minyak 500 ml dan tepung terigu 1 kg. Pembagian paket sembako dilakukan dengan cara mendatangi ke rumah warga secara door to dooor, hal ini guna mencegah kerumunan.

AKBP Putu mengungkapkan, pada giatnya terus mengimbau warga agar mematuhi protokol kesehatan (prokes), dan tetap di rumah jika tidak ada perlu yang sangat penting.

“Diharapkan masyarakat peduli dan mematuhi program pemerintah diberlakukannya PPKM Darurat guna kesehatan dan keselamatan kita bersama,” ujarnya.

Kapolres saat diminta penjelasan terkait diberlakukannya PPKM Darurat, mengatakan, kami mengedepankan edukasi dan imbauan bukan hukuman, karena Polri dengan implementsi prediktif, responsibilitas, transparasi dan berkeadilan (presisi).

Sementara itu, Sutini (35 tahun) ibu beranak tiga asal Indramayu, mengucapkan terim kasih kepada kepolisian yang telah memberikan bantuan berupa sembako, dalam suasana serba prihatin menghadapi pandemi Covid-19 ini.

“Terima kasih pada pak polisi atas bantuan sembakonya. Suami saya sebagai nelayan, dalam suasana ini pendapatan jual sangat sepi karena adanya pandemi Covid-19. Dalam keprihatinan ini, kami mendukung langkah pemerintah dalam memberlakukan PPKM Darurat demi keselamatan kita bersama,” tandas Sutini. (*/rel/dade)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *