Ketua Umum Partai Emas Hasnaeni.

‘WANITA EMAS’ MINTA ANIES, JANGAN TUNGGU WARGA MATI KENA COVID DULU BARU DITOLONG!

Posted on

HARIANTERBIT.CO – Ketua Umum Partai Era Masyarakat Sejahtera (Emas) Hasnaeni kembali menyoroti penanganan Covid-19 di Jakarta. Ia mempertanyakan kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan dalam mengatasi lonjakan penularan virus Corona.

“Sadarkah Pak Anies sebagai gubernur DKI Jakarta, bahwa saat ini Jakarta tengah darurat Covid-19, lantas mengapa belum juga Bapak Gubernur bersuara?” kata Hasnaeni, Selasa (22/6/2021), dalam keterangannya yang diterima HARIANTERBIT.co.

“Jangan nunggu masyarakat DKI mati dulu kena Covid baru ditolong,” sambungnya.

Menurut Hasnaeni, pandemi Corona di Jakarta semakin mengkhawatirkan. DKI, kata dia, sedang tidak baik-baik saja, dan seharusnya masyarakat wajib tahu, sehingga mereka meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan Covid.

“Kondisi saat ini, serangan Covid-19 makin mengganas, Ibu Kota tidak dalam keadaan baik-baik saja. Dan seharusnya masyarakat tahu hal ini, inilah kondisi yang sesungguhnya, pemerintah pusat dan daerah wajib membuka data dengan benar dan transparan terkait angka Covid-19,” papar Hasnaeni.

‘Wanita Emas’, sapaan Hasnaeni, meminta Anies mengunjungi rumah sakit-rumah sakit (RS) yang menangani pasien Covid. Sehingga memahami keadaan pandemi Corona terkini, dan akhirnya bisa memberikan solusi.

Hasnaeni sendiri terpapar Covid. Setidaknya empat orang yang merupakan keluarga dan orang terdekat dia terinfeksi virus. Setelah sempat kesulitan, Hasnaeni akhirnya mendapatkan kamar untuk dirawat di rumah sakit. Di rumah sakit, Hasnaeni menyaksikan secara langsung kondisi pasien-pasien Covid terkini, yang menurutnya memprihatinkan.

“Apakah Pak Gubernur sudah menyempatkan diri meninjau langsung kondisi rumah sakit saat ini? Begitu banyaknya pasien yang ‘terdampar’ dan ‘terkapar’, pasien-pasien ditempatkan di gang-gang (selasar) rumah sakit, menunggu keberuntungan mendapat kamar. Belum lagi yang datang mencari ICU berjuang melawan waktu tapi juga tidak mendapatkan ruangan,” papar Hasnaeni.

Menurut dia, saat ini para tenaga medis tengah kerepotan menangani pasien. Hal ini terjadi karena lonjakan jumlah pasien yang meningkat signifikan.

“Tenaga medis pun kalang kabut, mereka sama sekali tidak bersalah, wajar bila mereka makin tidak berdaya, karena faktanya jumlah pasien meningkat,” kata Hasnaeni.

“Lalu kemana mereka bisa bersuara? Pasien, keluarga pasien, tenaga medis, kemana mereka bisa bersuara?” imbuhnya.

Hasnaeni pun kembali meminta Anies hadir di tengah-tengah masyarakat. Guna mengatasi kondisi yang ada.

“Di mana tampuk pimpinan kota ini sekarang? Di tengah terjangan kasus Covid yang bukannya menurun malah meningkat, mengapa Pak Gubernur malah terdiam? Sedangkan rakyat tengah dilanda kepanikan, kecemasan dan kesusahan,” tandas Hasnaeni. (*/rel/dade)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *