Rumah tempat peracikan petasan yang meledak di Kudus hancur berantakan.

HUKUMAN MATI MENANTI TERSANGKA PENJUAL BAHAN PETASAN DI KUDUS

Posted on

HARIANTERBIT.CO – Tersangka kasus ledakan petasan di Kudus, Jawa Tengah berinisial AM terancam hukuman mati. Akibat ledakan petasan itu, satu orang tewas, tiga lainnya luka parah.

Polisi menetapkan AM seorang penjual bahan peledak sebagai tersangka. “Hasil pengembangan penyidikan kami bahwasannya membuat petasan untuk kepentingan sendiri dan membeli bahannya di Pati. Penjualnya kita amankan, dan ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma, Jumat (14/5/2021).

Tersangka AM diamankan di kediamannya di Desa Baleadi Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati pada Kamis (13/5/2021). Polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya alat meracik petasan dan kertas.

Menurut AKBP Adiya, tersangka AM berpengalaman meracik petasan karena dulunya bekerja di tambang daerah Sukolilo. “AM dulu pernah bekerja di Tambang daerah Sukolilo, Pati. Bahan untuk membuat peledak meracik sendiri. Mulai menjual sejak dua tahun belakangan ini,” ujarnya.

Aditya menjelaskan, tersangka terancam hukuman penjara seumur hidup. “Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup, atau penjara 20 tahun,” ungkapnya.

Dalam pemeriksaan terungkap, tersangka AM sudah dua tahun terakhir berjualan bahan peledak. Terutama saat bulan Ramadhan dengan harga satu kilo bahan peledak seharga Rp150 ribu. (omi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *