Dect collector dikenal sadis, polisi pun tidak mau kompromi atas ulah para penagih uatang itu. Para debt collector langsung dijebloskan ke dalam sel.

POLRES KEDIRI KOTA TAHAN EMPAT DEBT COLLECTOR SADIS

Posted on

HARIANTERBIT.CO – Keberadaan debt collector alias penagih utang sudah cukup meresahkan warga. Para debt collector bertindak semaunya karena mereka merasa tidak tersentuh hukum.

Main rampas, main pukul disertai pengeroyokan sudah biasa mereka perlihatkan di depan umum atau di pinggir jalan raya. Aksi brutal para debt collector baik di Jakarta maupun di seluruh Indonesia kini jadi pembicaraan banyak pihak.

Bahkan Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurrahman menyatakan, pihaknya bersama Polda Metro Jaya akan menumpas para penagih utang itu. Sebelumnya seorang anggota TNI di Jakarta Utara jadi sasaran keganasan 11 debt collector yang kini ditahan di Polres Jakarta Utara.

Bukan hanya di Jakarta saja, di Jawa Timur para debt collector juga dikenal sadis. Akibatnya, Polres Kediri Kota, Jawa Timur menahan empat debt collector terkait kasus pengeroyokan terhadap nasabah sebuah koperasi.

“Kami amankan empat orang. Orang-orang ini sebagai debt collector dari koperasi di Kemuning. Berdasarkan informasi, korban menunggak satu tahun,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kediri Kota Iptu Rizkika Atmadha Putra di Kediri, Rabu (12/5/2021).

Keempat debt collector itu, yakni LHT (25) dan DE (31), keduanya warga Kelurahan Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. ARPG (21) warga Kelurahan Hulu, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, dan AS (26) warga Kelurahan Kampung Dalam, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Terungkap dan tertangkapnya empat penagih utang itu, dari viralnya video di media sosial tentang pengeroyokan terhadap RB (47), warga Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Dalam rekaman video terlihat ada seseorang yang mengaku dari utusan koperasi di Kemuning, Kota Kediri, menagih utang kepada korban.

Terjadi cekcok di dalam rumah korban sehingga orang yang mengaku dari pihak koperasi keluar rumah, kemudian memanggil teman-temannya. Saat bersamaan korban juga ikut keluar rumah.

Begitu keluar dari rumahnya, tiba-tiba salah satu pelaku menabrak korban dengan sepeda motor hingga korban terjatuh. Para pelaku lainnya mengeroyok korban hingga mengalami luka-luka di beberapa anggota tubuhnya. Kejadian ini juga sempat viral.

Korban sempat lari dan akhirnya ditolong warga dengan mencegah para pelaku yang mengejar dan hendak memukulnya. Kasus itu kemudian dilaporkan ke polisi.

Dikatakan Iptu Rizkika, pihaknya menahan empat tersangka yang terlibat secara langsung. Mereka mengakui bekerja sebagai penagih utang, dan korban masih mempunyai tunggakan utang yang setahun belum diselesaikan sebesar Rp1,2 juta.

Kepolisian meminta agar pemilik koperasi dan jasa lainnya tidak perlu menyewa jasa dari penagih utang karena bisa berimbas tidak baik. Salah satunya kasus pengeroyokan seperti yang diungkap oleh jajaran Polres Kediri Kota tersebut. (omi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *