Ketua Umum Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI, menyambut baik bergulirnya sepak bola Indonesia.

PSTI: JANGAN PARANOID DENGAN BERGULIRNYA KEMBALI SEPAK BOLA INDONESIA!

Posted on

HARIANTERBIT.CO – Sepak bola Indonesia akan segera bergulir kembali dengan adanya kepastian pelaksanaan Turnamen Piala Menpora pada pertengahan Maret mendatang setelah kurang lebih setahun terhenti akibat pandemi Covid-19.

Ketua Umum Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI) Ignatius Indro menyambut baik bergulirnya sepak bola Indonesia tersebut.

“Kami menyambut baik pelaksaan Piala Menpora, dan ini merupakan ujian sebelum diadakannya kembali Liga Indonesia. Di sini kita bisa melihat apakah memang protokol kesehatan bisa dijalankan dengan baik oleh seluruh stakeholder sepak bola atau tidak, dan ini akan menjadi acuan kita bisa menjalankan kompetisi ke depannya,” tuturnya.

Indro menambahkan, memang banyak pekerjaan untuk pelaksanaannya, namun bukan berarti hal ini tidak bisa dilaksanakan.

“Memang banyak PR dalam pelaksanaannya, mulai dari sosialisasi protokol kesehatan keseluruh stakeholder hingga ke suporter, menentukan aturan main, penegasan hukum, namun bukan berarti kita tidak bisa menjalankan turnamen tersebut,” kata Indro, Rabu (3/3/2021), dalam keterangan tertulis yang diterima HARIANTERBIT.co.

Menanggapi pihak-pihak yang menganggap bergulirnya kembali sepak bola akan membuat klaster baru bagi penyebaran Covid-19, Indro menganggap itu adalah hal yang biasa namun memang perlu dijawab dengan pelaksanaan yang baik dan terukur.

“Kalau ada pro dan kontra itu biasa, tapi kita tidak bisa menilai saat hal tersebut belum terlaksana. Untuk itu pihak penyelenggara harus bisa menjawab tantangan tersebut dengan pelaksanaan yang baik, sesuai dengan protokol kesehatan dan terukur. Kami berharap, penyelenggara bisa berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait juga dengan pakar kesehatan untuk pelaksanaannya, sehingga semuanya terukur dengan benar, seharusnya lembaga seperti IDI atau IPW memberi masukan untuk pelaksanaannya, bukan hanya memberi opini yang kontraproduktif,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PSTI Abe mengatakan, agar kita bisa berkaca pada negara-negara lain yang tetap menyelenggarakan kompetisi.

“Banyak negara yang tetap melaksanakan kompetisi, termasuk di negara-negara Asia Tenggara, tidak ada salahnya kita belajar pada mereka bagaimana melaksanakan kompetisi dengan protokol kesehatan. Jika itu sudah bisa dijalankan dengan baik, maka tidak ada alasan bagi sepak bola untuk tidak bergulir kembali, karena dengan dihentikannya sepak bola, ini berdampak ke banyak faktor kehidupan masyarakat,” kata Abe. (*/rel/dade)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *