Satlantas Polres Metro Bekasi sosialisasikan rencana penerapan tilang elektronik (E-TLE).

PERTENGAHAN MARET 2021 SATLANTAS POLRESTRO BEKASI BERLAKUKAN E-TLE

Posted on

HARIANTERBIT.CO – Dalam rangka menjalankan program Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di mana salah satunya penegakan hukum yang transparan di bidang lalu lintas. Atas dasar itu, Satuan Lantas Polres Metro Bekasi pada pertengahan Maret 2021 akan memberlakukan sistem penilangan secara elektronik yang dikenal dengan nama E-TLE (Elektronik Traffic Low Enforcement).

Sebagai permulaan, Satuan Lantas Restro Bekasi akan memasang kamera E-TLE di perempatan Jalan RE Martadinata tepatnya depan perempatan Senteral Grosir Cikarang (SGC). Lokasi tersebut akan dipasang kamera yang akan merekam kendaraan yang melalukan pelanggaran.

Kamera itu akan merekam setiap pelanggaran lalu lintas, baik kendaraan yang datang dari arah barat menuju timur atau dari Karawang maupun sebaliknya yang datang dari arah timur ke barat arah Cikarang.

Pelanggaran yang dapat direkam kamera E-TLE adalah pelanggaran marka jalan, penggunaan handphone (HP) saat mengemudi, safety belt dan lainnya. “Saat ini kami sedang melakukan sosialisasi tentang kamera E-TLE tersebut,” kata Kasat Lantas Polres Metro Bekasi AKBP Ojo Ruslani, Rabu (3/3/2021).

Diterapkan tilang elektronik ini diharapkan masyarakat akan paham dan bisa meningkatkan disiplin dalam berlalu lintas di jalan raya. “Harapan kita dengan adanya E-TLE ini tingkat pelanggaran lalu lintas bisa menurun dan angka kecelakaan juga bisa ditekan,” ujar AKBP Ojo.

Dijelaskan, kamera ini akan beroperasi selama 24 jam dan berharap program ini berjalan dengan baik. Pihaknya, lanjut AKBP Ojo, meminta seluruh masyarakat harus mendukungnya serta menjaga karena ini bagian dari upaya transparansi lembaga kepolisian.

“Program ini sedang dijalankan di mana Bapak Kapolri dengan jargon presisinya berupaya menuju Polri yang prediktif, responsibilitas, transparansi dan berkeadilan,” tambah Ojo Ruslani.

Selain itu, adanya E-TLE ini juga dapat mengurangi komunikasi langsung petugas di lapangan dengan para pelanggar lalu lintas. Program ini otomatis akan mengurangi peluang adanya penyimpangan yang dilakukan oleh anggota.

Program E-TLE sekaligus mempermudah petugas dalam melakukan penindakan kepada para pelanggar lalu lintas. Pola kerjanya, kendaraan pelanggar yang terekam kamera akan dikonfirmasi melalui surat yang dikeluarkan oleh Satlantas Polres Metro Bekasi.

“Di mana dari nomor polisi kendaraan itu kita akan tahu jenis kendaraannya, siapa pemiliknya serta alamatnya. Kita akan kirimkan suratnya ke alamat pemilik dan nanti dilakukan penilangan,” tutur AKBP Ojo.

Dijelaskan, penyelesaian tilang dilakukan pembayaran di Bank BRI, dan bila tidak diselesaikan maka kendaraan tersebut akan diblokir di kantor Samsat.

Untuk diketahui, penerapan sistem E-TLE merupakan hasil kerja sama dengan Ditlantas Polda Metro Jaya, Pemda Kabupaten Bekasi serta pihak terkait. Ke depan akan dikembangkan dengan cara menambah titik-titik jalan tertentu yang akan dipasang kamera E-TLE dan ditargetkan bisa mencapai 10 titik lainya seperti, di Lippo Cikarang, Delta, Ki Hajar Dewanto dan lokasi lainnya. (omi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *