Ahmad, korlap demo

LIMA PERNYATAAN SIKAP GPPII PADA MENKUMHAM DALAM ORASI DEMO KAKANWIL DKI

Posted on

HARIANTERBIT.CO – Gerakan Pejuang Pemuda Islam Indonesia (GPPII) Senin(25/1/21) unjuk rasa ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM di Jalan MT. Haryono Jakarta Timur, menyampaikan 5 butir pernyataan sikap.

Menggunakan pengeras suara, dari atas mobil, kordinator aksi unjuk rasa, Ahmad meneriakan, Menkumham Yasonna Laoly harus mencopot Kakanwilkumham DKI Liberty Sitinjak, karena tak becus menjalankan tugasnya.

Kelima butir pernyataan sikap yang disampaikan oleh LSM Gerakan Pejuang Pemuda Islam Indonesia (GPPII) dalam aksi unjuk rasa itu, yakni;

1. Rumah tahanan di DKI Jakarta darurat peredaran narkotika. Ini ditandai berbagai persoalan narkotika yang sudah terungkap dan diberitakan media cetak, online, radio dan televisi.

2. Mendesak Menkumham Yasonna Laoly mencopot Liberty Sitinjak sebagai Kakanwilkumham DKI karena gagal menekan peredaran narkotika di Rutan Cipinang maupun Salemba.

3. Kepemimpinan Liberty Sitinjak sebagai Kakanwilkumham DKI simbol “Keloyoan Penegakan Hukum”. Pasalnya para pelaku leluas menjalankan Bisnis Haram di Rutan.

4. Era kepempinan Liberty Sitinjak sebagai Kakanwilkumham DKI, tata kelola Rutan di DKI Jakarta amburadul.

5. Liberty Sitinjak sebagai Kakanwilkumham DKI tak mampu manjerial dalam tata kelola Rutan sehingga peredaran narkoba di Rutan mendarah daging.

aksi demo di Menkumham

Dari lima butir alasan tersebut, koordinator unjuk rasa Ahmad mewakili massa pendemo berharap tuntutan yang mereka sampaikan dikabulkan oleh Menteri Yasonna, demi adanya perbaikan manajemen lapas dan rutan. “Kami melihat di masa kepemimpinan Liberty Sitinjak amburadul. Dan sangat disayangkan, seorang pemimpin yang diberikan amanah tapi dia (Liberty Sitinjak) tak mampu mempertanggung jawabkan tugasnya,” seru Ahmad.

“Apa gunanya Pak Menteri mempercayakan orang yang tidak bisa bekerja dengan baik sebagai prioritas tugas kerjanya,” sambungnya.

Ahmad menyatakan akan terus memonitor dan berjuang hingga Kakanwilkumham dicopot dari jabatannya. “Kami akan terus pantau karena peredaran narkoba di rutan wilayah DKI sudah terstruktur,” jelasnya.

Diyakininya peredaran narkoba di Rutan Cipinang dan Salemba di masa kepemimpinan Liberty Sitinjak ada kepentingan dari kelompok-kelompok yang memiliki kepentingan yang sama sehingga narkoba bisa lolos ke dalam rutan. “Besar dugaan kami bahwa peredaran narkoba dikendalikan oleh kelompok-kelompok yang bekerjasama sehingga ini (narkoba) bisa masuk,” bebernya.

Alasannya, peredaran narkoba tidak akan mungkin bisa lolos kedalam karena penjagaan sudah dilakukan dengan sangat ketat. “Ini ada kelompok yang bekerjasama dengan orang tahanan,” tegasnya.

Atas hal itu pula, Ahmad meminta Menteri Yasonna agar melakukan tindakan yang tegas berupa penggantian terhadap Liberty Sitinjak. “Kami berharap segera dicopot supaya kedepan tidak ada lagi kejadian peredaran narkoba di dalam penjara,” tutupnya.

Sepanjang aksi demo belasan petugas dari Polsek Kramat Jati tampak berjaga-jaga dilokasi aksi. Sementara pintu gerbang masuk terlihat ditutup rapat. (duh)

Leave a Reply

Your email address will not be published.