FORUM GURU TKHNK USUL KE JOKOWI GANTI MENTERINYA YANG BERMASALAH

Posted on

HARIANTERBIT.CO – Forum Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori (TKHNK) usia tiga puluh lima ke atas (GTKHNK 35+), mengusulkan kepada Presiden RI Joko Widodo melakukan reshuffle/mengganti menterinya yang memiliki kinerja buruk atau bermasalah.

“Rekruitmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2021 hanya menyelesaikan permasalahan kekurangan tenaga guru di Indonesia tetapi tidak maksimal menyelesaikan permasalahan guru dan tenaga kependidikan honorer non kategori khususnya yang berusia tiga puluh lima tahun ke atas dari sekolah-sekolah negeri semua jenjang,” kata Ketua GTKHNK 35+ Provinsi Jawa Barat Sigid Purwo Nugroho, S.H., Selasa (22/12).

Dalam rekruitmen tersebut guru dari sekolah negeri harus bersaing dengan guru-guru dari sekolah swasta bahkan pelamar umum yang masih berusia sangat muda. Ini tidak adil kami rasa. Sudah sepantasnya kami diberikan reward diangkat ASN tanpa tes karena kami sudah melaksanakan tes yang sebenar benarnya dengan pengabdian nyata selama bertahun tahun, atau bisa dalam bentuk Diklat dan pelatihan lainnya, tidak perlu ada embel-embel tes lagi.

“Belum lagi tidak diakomodirnya tenaga kependidikan seperti operator sekolah, Tata Usaha, dan lain sebagainya. Contoh operator sekolah yang menunjang tugas guru dan sekolah, mereka kadang kerja tidak ingat waktu, kerja dari pagi sampai pagi lagi dan sekarang mereka sangat kecewa karena tidak diakomodir dalam rekruitmen tersebut diatas. Belum lagi dipersulit dengan verifikasi dan validasi Ijazah padahal sudah terdata di Dapodik,” ujarnya.

Presiden RI Ir. H. Joko Widodo sering bilang kita harus kerja extraordinary, maka sangatlah pantas kalau kami Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori usia tiga puluh lima ke atas dari sekolah negeri semua jenjang diangkat ASN tanpa tes sebagai reward atas pengabdiannya.

“Lebih lanjut, kata Sigid mengungkapkan GTKHNK 35+ sedang memperjuangkan Keppres PNS tanpa tes dan sudah banyak mendapatkan dukungan Kepala Daerah hampir seluruh Indonesia. Terakhir, kami mendapatkan banyak dukungan dalam RDPU dengan Komisi II DPR RI, Selasa 08 Desember 2020 yang lalu. Untuk itu kami mencalonkan H. Nasrullah Konseptor sekaligus Ketum GTKHNK 35+ Indonesia sebagai Mendikbud dalam reshuffle Kabinet pak Jokowi,” ungkap Sigid.

Saat ini kepuasan masyarakat terhadap kinerja Kabinet Indonesia Maju anjlok termasuk kami guru dan tenaga kependidikan honorer dari sekolah sekolah negeri. “Kami sudah bosan dijadikan hutang sejarah yang belum terlunaskan dari satu periode pemerintahan ke periode pemerintahan berikutnya,” tandas Sigid, salahsatu guru honorer yang berasal dari Kabupaten Kuningan Jawa Barat.(dade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *