EMPAT PENGGANJAL ATM DIRINGKUS RESMOB POLDA METRO JAYA

Posted on

HARIANTERBIT.CO – Penyidik Subdit 6 Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap kawanan pelaku kejahatan ganjal Anjungan Tunai Madiri (ATM).

“Para pelaku beraksi di Jakarta, Tangeranv dan Depok,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Rabu (9/9/2020).

Empat pelaku berinisial SY, RT, M dan SM berhasil diamankan, sedang A masih diburu polisi. Mereka mencari sasaran berupa mesih ATM yang berada di SPBU, Alfamart atau Indomaret.

Ketika mereka sudah menentukan lokasi, salah satu pelaku mengganjal lubang untuk memasukkan kartu pada mesin ATM menggunakan tusuk gigi. Tujuannya agar kartu ATM milik korban terganjal sehingga tidak dapat keluar dari mesin tersebut.

Ketika korban kebingungan, pelaku berpura-pura mambantu korban dan menyuruh korban untuk ketik PIN ATM kemudian pelaku mengintip PIN ATM korban.

Begitu korbannya pergi dari lokasi, pelaku yang lain mencongkel kartu ATM dengan menggunakan gergaji besi. Para pelaku langsung melakukan penarikan tunai atau transfer ke rekening penampung yang sudah disediakan.

Terungkapnya kelommpok pengganjar ATM ini berawal petugas mendapatkan informasi adanya kejahatan ganjal ATM di daerah Jakarta, Tangerang dan Depok. Selanjutnya menindak lanjuti informasi serta melakukan penyelidikan.

Akhirnya pada Kamis (3/9/2020), tim Opsnal Unit I Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya dipimpin AKP Herman EW Simbolon SH, SIK (Kanit I) dan AKP M Eko P Barmula SH, SIK (Panit) Iptu Muhidin dan Ipda Adin Rifa’i berhasil melakukan penangkapan terhadap empat orang tersangka di Kranji, Kota Bekasi.

Para pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dan Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 juncto Pasal 2 ayat
(1) huruf p UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, dengan pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar. (omi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *