NASIONAL

KAPOLRI BELUM MERESPONS SOAL ‘MAHASISWA SILUMAN’

HARIANTERBIT.CO – Kapodri Fakultas Pasca Sarjana Magister Hukum Univ Jayabaya, Prof Dr Abdul Manan belum merespon konfirmasi yg dikirim Herian Terbit, atas dugaan ada pejabat ANS Jakarta Selaran berinitial IT yg dikabarkan memegang kartu mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Jayabaya, namun tidak pernah sekalipun kuliah.

Anehnya, pejabat tersebut berhasil mengatur nilai semua mata kuliah hingga bisa ikut ujian Tesis. “Padahal kelihatan batang hidungnya saja tidak pernah saat kuliah…kok bisa,” kata Sator, perwira menengah TNI yg kuliah di Magister Hukum Univ Jayabaya angkatan 2018, Senin(20/7/20).

Di tempat terpisah, Yudi, alumni Jayabaya angkatan 2010 yang diminta pendapatnya mengatakan, kampusnya tak semudah itu memberikan fasilitas pada siapapun meski itu pejabat negara. Yudi tak yakin, orang tak pernah datang kuliah tapi bisa mengatur nilai, karena Jayabaya itu mengutamakan mutu dan kualitas. “Saya nggak tahu ya kalau kampus lain,” ujarnya.

Kabar adanya mahasiswa siluman angkatan 2018 ini mencuat karena ketidak adilan dimana mahasiswa lain berjuang menimba ilmu, tapi di sisi lain ada pejabat yang diduga mengguyur dana sekelompok orang bisa mendapat nilai.

Tentu saja bukan hanya satu atau dua orang yang bisa ngatur absensi dan nilai yang diperoleh mahasiswa berinisial IT tersebut. Perlu ditelusuri siapa yang menandatangi absen harian dan siapa yang memberi nilai. (yanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *