HARIANTERBIT.CO – Untuk meningkatkan kemampuan prajurit khususnya dalam bidang bela diri, Batalyon Kavaleri 12/Beruang Cakti mengadakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Karate yang berlangsung di Mayonkav 12/BC, Desa Peniti Luar, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah.
Ujian kenaikan tingkat kali ini diikuti oleh sebanyak 184 karateka, dengan rincian sabuk putih ke kuning 168 karateka, sabuk kuning ke hijau satu karateka, dan I sebanyak 15 karateka.
Danyonkav 12/BC Letnan Kolonel Kav Rinaldi Irawan MHan mengatakan, bela diri merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap prajurit. Sedangkan menurutnya, bela diri karate merupakan olahraga yang membutuhkan kecepatan berpikir dan bertindak serta ketahanan fisik, perpaduan ketiga karakter ini akan membentuk para prajurit menjadi prajurit yang memiliki postur yang ideal dan kondisi fisik yang prima.
”Dengan menggabungkan kecerdasan otak dan kekuatan fisik, maka beladiri karate ini sangat positif tujuannya, karena akan menumbuhkan kepercayaan diri dan kreativitas di dalam diri setiap prajurit, selain itu dapat berguna dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari maupun di daerah penugasan,” jelas Letnan Kolonel Kav Rinaldi Irawan, dalam siaran pers Pendam XII/Tpr.

Danyonkav 12/BC menyambut baik pelaksanaan ujian kenaikan tingkat ini, karena selain bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana kemampuan bela diri prajurit, kegiatan ini sekaligus untuk mengukur hasil dari pembinaan satuan.
Ia juga mengharapkan agar setiap prajurit mempunyai semangat untuk berlatih dan lebih meningkatkan kemampuan serta mempertinggi prestasi baik ditingkat nasional maupun internasional.
“Sebagai seorang prajurit sekaligus karateka yang mempunyai kelebihan bela diri, kalian dituntut untuk menjauhi sifat tercela, apalagi sampai terjebak pada sifat angkuh dan sombong, karena ilmu karate bukan untuk dipamerkan atau digunakan semena-mena, tirulah ilmu padi semakin berisi akan semakin merunduk,” tegasnya.
Acara kenaikan tingkat dihadiri oleh Ketua Majelis Sabuk Hitam (MSH) Provinsi Kalimantan Barat Zainal Abidin SPd, Bendahara MSH Ghazali, dan dua orang pelatih MSH, Saiful Efendi dan Budi, serta Munawir yang selama ini melatih karateka di Mayonkav 12/BC. (*/rel)



