POLRI

KAPOLRI RAKER BERSAMA KOMISI III DPR BAHAS BEBERAPA KASUS

HARIANTERBIT.CO – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Idham Azis memaparkan perkembangan penanganan beberapa kasus yang sedang ditangani Polri. Hal tersebut disampaikan Idham dalam Rapat Kerja (Raker) Kapolri dengan Komisi III DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (30/1/2020).

Kasus yang dilaporkan antara lain investasi bodong MeMiles, kasus Taman Sari, Novel Baswedan, hingga kasus kondensat.

Terkait kasus investasi MeMiles, Kapolri menyatakan Polda Jawa Timur (Jatim) telah berhasil mengungkap kasus tersebut.

“Polda Jatim telah berhasil mengungkap kasus investigasi ilegal PT Kam and Kam yang menerapkan sistem piramida menggunakan aplikasi MeMiles dengan menangkap dan menahan lima orang tersangka,” ujarnya.

Selanjutnya, terkait kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan, Idham mengatakan, jajaran kepolisian telah berhasil meringkus kedua orang tersangka.

“Penyerangan kepada saudara Novel Baswdan dengan menangkap dan menahan dua tersangka yaitu Rahmat Kadir dan Ronny Bugis, saat ini Polda Metro bersama Bareskrim telah mengajukan berkas tahap satu di JPU,” paparnya.

Kemudian, Idham menjelaskan, perkembangan kasus Tamansari, Bandung yang menurutnya telah selesai.

“Kasus Tamansari Bandung, tadinya kami akan hadirkan Kapolda Jawa Barat, namun karena Bapak Kapolda Jabar telah menjelaskan bahwa masalah Tamansari sudah selesai dan laporan Tim Komisi III DPR RI yang berangkat ke sana juga, sehingga dapat dipastikan persoalan tersebut telah selesai,” jelasnya.

Terakhir, Kapolri Idham Azis memaparkan perkembangan kasus kondensat, di mana pihaknya telah menetapkan 3 orang tersangka, yakni: Honggo, Raden Priyono, dan Joko Harsono, meskipun saat ini keberadaan tersangka Honggo belum diketahui.

“Tersangka Honggo, Raden Priyono, dan Joko Harsono perkembangan kasusnya juga sudah berjalan. Kemudian tahap dua belum terlaksana karena JPU meminta agar tiga orang tersangka diserahkan bersamaan, sedangkan tersangka Honggo masih belum diketahui keberadannya,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *