PERISTIWA

JHONY INDO MANTAN NAPI JADI PENDAKWAH MENINGGAL DUNIA

HARIANTERBIT.CO – Innaalillaahi wa innaa ilaihi rooji’un kabar duka, Johanes Hubertus Eijkenboom alias Johny Indo alias Umar Billah (6 November 1948 – 26 Januari 2020), telah meninggal dunia pada hari ini, pukul 07.42 WIB.

“Telah meninggal dunia, Nama: Yohanes Hibertus Eijkenbum atau Jon Indo (H. Umar Billah), Umur 72 tahun (meninggal) pukul 07.45 WIB,” bunyi pesan pendek yang menyebar di kalangan wartawan.

Aktor senior Johny Indo yang semasa hidupnya sempat mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan.

Nama Johny Indo pernah populer di tahun 1980-an saat mencoba melarikan diri dari LP Permisan, Nusakambangan pada Mei 1982. Pelariannya waktu itu menjadi berita.

Johny Indo awalnya dikenal sebagai perampok toko emas di Jakarta dan sekitarnya pada era tahun 1970an yang dilakukan pada siang hari bersama kelompoknya Pachinko (Pasukan China Kota). Aksi paling terkenal Johnny Indo adalah merampok toko emas di Cikini, Jakarta Pusat, pada 1979.

Johny Indo berhasil ditangkap di Sukabumi setelah kelompok Pachinko lebih dulu ditangkap. Johny Indo kemudian dijatuhi hukuman penjara 14 tahun dan dijebloskan ke penjara Nusakambangan. Namun baru tiga tahun menjalani hukuman, ia dan gerombolan berjumlah 34 orang berusaha melarikan diri dari Nusa Kambangan, tetapi kemudian ia berhasil ditangkap setelah bertahan selama 12 hari.

Bebas dari hukuman, Johny Indo merintis karir sebagai aktor. Belasan film pernah dibintanginya, di antaranya Tembok Derita, Misteri Cinta, dan Darah Jagoan. Salah satunya mengangkat kisah dirinya dalam film Johny Indo pada tahun 1987.

Setelah pensiun dari dunia film, Johny Indo memilih untuk mengabdikan hidupnya dengan berdakwah dan mengganti namanya menjadi Umar Billah. Selamat jalan Jhony Indo, semoga Tuhan mengampuni segala dosamu dan mendapat tempat yang layak. Aamiin…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *