KASUS

KEJAGUNG DIMINTA KASUS NOVEL BASWEDAN DILIMPAHKAN KE PERSIDANGAN

HARIANTERBIT.CO – Kejaksaan Agung (Kejagung) RI diminta melimpahkan kasus perkara penembakan hingga tewas pelaku pencurian sarang burung walet yang diduga dilakukan Novel Baswedan, ke pengadilan untuk disidangkan.

“Aksi kami ini ketiga kali. Kami turun ke sini mendesak Kejagung agar melimpahkan kasus Novel Baswedan ke pengadilan. Hingga kini keluarga korban dalam perkara yang terjadi semasa Novel menjabat kasat Reskrim Polres Bengkulu itu, masih menanti keadilan. Karenanya penegak hukum termasuk Kejagung, mengambil tindakan sebagaimana mestinya,” kata perwakilan Gerakan Mahasiswa Pengawal Keadilan (GMPK), Katon, Jumat (17/1/2020), saat berunjuk rasa di depan Kantor Kejagung RI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Ditambahkan, siapa pun yang bersalah, termasuk Novel Baswedan, harus dihukum sesuai undang-undang yang berlaku. Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut dipandang seperti tak tersentuh hukum. Karena, Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP) Nomor B-03/N.7.10/Ep.1/02/2016 yang dikeluarkan Kejaksaan Negeri Bengkulu terhadap kasus ini telah dicabut, sesuai hasil sidang praperadilan.

“Namun ketika diminta melanjutkan proses pidana, kejaksaan berdalih jika kasus Novel Baswedan tidak cukup bukti dan kasusnya sudah kedaluwarsa. Karena melihat gelagat ketidakadilan, pihaknya pun turun ke jalan. Jika perlu, Novel ditahan guna mempermudah proses hukum,” ujar Katon, dalam keterangan tertulis yang diterima HARIANTERBIT.co, Jumat (17/1/2020).

Sementara itu, Koordinator Lapangan GMPK Wiryawan mengatakan, upaya ini penting sehingga tak menimbulkan kecurigaan publik adanya tebang pilih atau hubungan transaksional antara kejaksaan dengan Novel, dalam kasus itu. (*/rel/dade)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *