OLAHRAGA

KOBI Berharap Dukungan Lindu Aji

HARIANTERBIT.CO – Ketua Umum Komite Olahraga Bela Diri Indonesia (KOBI), Anindra Ardiansyah Bakrie mengapresiasi Lindu Aji Championship Ke-16 yang digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Sahabat, kawasan Semarang, sekitar pukul 19.30, (1/11/2019).

“Jujur saja, menggelar kejuaraan sampai 16 tahun bukan mudah,” jelasnya saat memberi sambutan. Anindra mengaku terasa bermimpi berada di Championship Lindu Aji ke16. Sebab, bila dibandingkan dari usia, Lindu Aji seperti kakak buat KOBI.

“Karena usia Lindu Aji sudah ke 16, maka kami menyebutnya kakak. Sementara KOBI baru 4 tahun,” jelasnya. Terlebih, keberadaan KOBI selalu didukung oleh sang kakak. “Mengelola kejuaraan sampai 16 tahun bukanlah gampang,” beber Ardi Bakri.

“Karena usia Lindu Aji sudah ke 16, maka kami menyebutnya kakak. Sementara KOBI baru 4 tahun,” jelasnya. Terlebih, keberadaan KOBI selalu didukung oleh sang kakak.

Sebagai bentuk apresiasi, Ardi berjanji Onepride akan diadakan di kota Semarang. “Malah, jika diberi bela diri, bisa masuk di KOBI,” jelas suami dari artis Nia Ramadhani ini.

Championship ke 16 Lindu Aji ini dibuka oleh Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, SE MM. Pembukaan ditandai pemberian Sabuk Juara kepada pemenang dalam turnamen di kelas 57 kg yang diberikan kepada Ketua Panitia Pelaksana, Wijaya Dahlan.

Sementara itu seluruh Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Jawa Tengah diberikan cindera mata dari pihak panitia, menandai Championship Lindu Aji ke-16 resmi dibuka.

Dalam sambutannya, Walikota Semarang mengaku baru pertama kali mengikuti turnamen Kick Boxing pertama kali. “Semoga dari kejuaraan ini akan lahir fighter -fighter dari Semarang, sekaligus jadi juara,” tutur Walikota Semarang.

“Sedangkan yang kedua, saya mau lihat pesona papan ronde perempuan yang pakai celana pendek,” jelas Walikota yang disambut gerrr penonton.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Wijaya Dahlan mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak sehingga terlaksana Championship ke-16.

“Terkhusus kepada Ketua Yayasan Lindu Aji, Pak Fredy dan Presiden Lindu Aji, Kukrit Suryo Wicaksono,” ungkap Wijaya Dahlan.

Dia berharap, dari Championship ini dapat melahirkan bibit baru yang membawa harum Jawa Tengah, baik nasional maupun internasional,” ungkap Wijaya Dahlan, menyebut Championship Lindu Aji ke-16 ini dibagi dua kategori: exibition dan turnamen.

“Yang exibition kami berikan medali. Sedang turnamen hanya di Indonesia kelas 57 kg diberikan Sabuk Juara,” jelasnya.

Sementara itu Basri Mardi Utomo, Ketum GNPK-RI yang selalu mengamati gerak langkah Lindu Aji. “Jika dulu berbasis otot sekarang berbasis otak. Even seperti ini perlu diapresiasi karena membina sportivitas”, pungkas Basri (rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *