POLRI

POLISI TANGKAP DUA PENGGELAPAN SERTIFIKAT TANAH SENILAI RP4,5 MILIAR

HARIANTERBIT.CO – Sub Direktorat Harta dan Benda (Harda) Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap kasus penggelapan surat tanah (sertifikat) seharga sekitar Rp4,5 miliar yang dilakukan W yang berperan hendak membeli rumah dan N yang berperan sebagai notaris.

“Untuk menyakinan penjual rumah, W sebagai pembeli memberi DP (Down Payment) sebesar Rp 150 juta tanda serius,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin (4/11/2019).

Setelah W mendapat sertifikat tanah, lalu berkerjasama dengan notaris N. Selanjutnya W dan N menganggunkan sertifikat ke pihak bank dengan harga Rp2,6 miliar.

“Seharusnya N notaris di daerah Cianjur, tidak bisa beracara di wilayah Jakarta,” kata Argo.

Kedua pelaku dikenakan Pasal 372 tentang pengelapan dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *