NASIONAL

BPPT TERUS MENDORONG PEMBANGUNAN PLTSA DI BERBAGAI DAERAH

HARIANTERBIT.CO – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) terus mendorong pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di berbagai kabupaten dan kota guna membantu menangani masalah sampah yang kian pelik.

Teknologi pengelolaan sampah merupakan suatu kebutuhan. BPPT telah membangun proyek percontohan pengolahan sampah proses termal yang menghasilkan listrik di Bantar Gebang, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di mana saat ini PLTSa Merah Putih itu dapat memusnahkan sampah maksimal 100 ton per hari dan menghasilkan listrik 700 KwH.

“Ini kita lakukan sebagai kaji terap ‘waste to energy’, mulai desain perekayasaan, kliring teknologi, seluruh aspek teknologi dari PLTSa,” kata Kepala BPPT Hammam Riza, pada Rabu (23/10/2019), saat konferensi pers acara Seminar Nasional dan Temu Bisnis Teknologi Pengolahan Sampah Kota, di Auditorium Gedung II BPPT Jakarta.

“Penguasaan teknologi harus dilakukan agar dapat mendayagunakan teknologi untuk menjawab tantangan-tantangan perkembangan dan dinamika pembangunan sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” sambung Hammam, dalam siaran pers BPPT yang diterima HARIANTERBIT.co, Kamis (24/10/2019).

Sementara itu, Deputi Kepala Bidang Teknologi Pengembangan Sumber Daya Alam BPPT Yudhi Anantasena mengatakan, perlunya terobosan dalam pengolahan sampah, agar sampah yang masuk ke tempat pembuangan sampah (TPA) berkurang. Pengembangan ‘waste to energy’ merupakan bagian dari pengolahan sampah yang dapat memberikan opsi dan solusi persampahan yang ada di Indonesia.

“Dalam mendukung penanganan sampah di kabupaten/kota tersebut, dimaksudkan untuk menyebarluaskan hasil inovasi dan penerapan teknologi pengolahan sampah kota, hasil kajian Pusat Teknologi Lingkungan BPPT untuk dapat dimanfaatkan, serta menjalin kerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota dalam rangka mendukung program pembangunan daerah,” tutur Yudhi. (*/rel/dade)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *