POLRI

SAAT KAPOLSEK, CERMINAN SOSOK CALON KAPOLRI

HARIANTERBIT.CO – Mencari sosok pemimpin Polri yang jujur ​​dan bersih, bukanlah hal mudah. Bak mencari jarum di jerami, sulit dan langka. Tapi itu harus dilakukan, demi menciptakan Polri yang promoter.

Untuk itu rakyat berharap, Presiden RI menerapkan sistem pengetatan dalam menyeleksi sosok calon Kapolri tersebut. ”Rekam jejaknya, sejak masuk Polri menjadi Kapolsek hingga berpangkat jenderal harus bersih, clean and clear,” kata Zulkifli Tanjung, pengamat kinerja Polri, Rabu (23/10/2019).

Menurut dia, kepemimpinan fundamental terbentuk sejak sosok anggota polisi menjabat sebagai kapolsek.  Karakter pemimpin Polri yang cerdas dan cepat mengambil keputusan baik untuk diri sendiri, keluarga, rekan kerja, maupun bawahan dimulai saat memimpin Polsek.

”Rakyat menginginkan presiden memilih calon kapolri sebersih mungkin, dimulai dari mengikuti rekam jejaknya sejak  berpangkat perwira pertama hingga jendral. Rakyat harus dilibatkan. Jangan kita pilih calon Kapolri yang sudah terlibat kejahatan sejak masih berpangkat pama atau pamen. Kemudian, jadikan jabatan Kapolsek sebagai barometer awal, karena ini jadi cerminan dasar. Jika baik saat baru menjabat Kapolsek, dan seterusnya, ini sosok layak kita jadikan kapolri,” papar Zulkifli.

Dia menambahkan, menelusuri rekam jejak calon Kapolri sangat penting. Karena sosok ini kelak akan menjadi acuan bagi 400 ribu anggota Polri. Jika calon kapolri cacat, misal pernah terlibat dalam memanfaatkan jabatan demi kepentingan pribadi, tentu sang calon akan punya beban ketika mengambil kebijakan.

“Sosok Kapolri ke depan harus cerdas, berintegritas, bersih, profesional dan mandiri. Yang tak kalah pentingnya disukai masyarakat. Ini bisa dilihat saat dia menjabat Kapolsek pertama kali, bagaimana dia berinteraksi dengan masyarakat. Kalau saat menjabat Kapolsek pun banyak rakyat sekitarnya yang puas, apa lagi saat menjabat kapolri. Pasti rakyat akan puas dengan pelayanannya,” ” sebut Zulkifli lagi.

Kapolri nantinya, selain memiliki rekam jejak bersih, juga mampu mewujudkan Polri yang promoter, Polri yang profesional dan mandiri , yang mampu melayani, mengayomi, melindungi masyarakat serta menegakkan hukum sebaik-baiknya guna terwujudnya harkamtibmas dan hukum yang berpihak pada kebenaran. (**)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *