DAERAH

LA ODE BUDI: PEMIKIRAN PROSES SELEKSI ULANG SEKDA SULTRA, BAHAYAKAN GUBERNUR

HARIANTERBIT.CO – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang tak kunjung ada ketetapan pejabat definitifnya, telah menjadi perhatian publik.

La Ode Budi

Tokoh masyarakat Sulawesi Tenggara di Jakarta, La Ode Budi, ketika dimintai tanggapan adanya pemikiran untuk proses seleksi ulang, dia menyatakan keberatannya.

“Berbahaya itu. Wibawa Gubernur H Ali Mazi SH jadi taruhannya. Pertama, ada janji politik beliau yang ditunggu masyarakat. Kedua, Komisi Aparatur Sipil Negara sudah nyatakan setujui hasilnya (tiga nama-red), dan Gubernur juga sudah keluarkan surat ke Presiden cq Menteri Dalam Negeri 19 Maret lalu,” jawab La Ode Budi, Jumat (11/10/2019), dalam keterangan tertulisnya yang diterima HARIANTERBIT.co.

Menurutnya, proses seleksi yang sudah berlangsung hampir satu tahun dan belum ditetapkannya Sekda definitif, kalau diulang lagi sangat merugikan daerah.

“Biaya seleksi sudah keluar besar. Tiga nama sudah memenuhi syarat. Apa lagi? Kalau sekda terus petugas pelaksana sampai lama sekali, kinerja daerah tidak maksimal. Daerah rugi,” tandas La Ode Budi.

Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), melalui surat Nomor: B-639/KASN/2/2019 tanggal 22 Februari 2019 perihal Hasil Seleksi Terbuka JPT Madya Sekretaris Daerah yaitu terhadap hasil seleksi terbuka yang menghasilkan tiga nama yang mendapat nilai terbaik yaitu, Dr Hj Nur Endang Abbas, Dr Rony Yakob, dan Dr H Syafruddin, dan KASN telah secara prinsip menyetujui, karena telah menggambarkan proses tahapan seleksi terbuka yang sudah lengkap.

“Kita harus biasakan taat proses. Dorong saja tim penilai akhir rapat secepatnya,” tegas La Ode Budi. (*/rel/dade)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *