DAERAH

GUS AN’IM: BAHTSUL MASAIL LIRBOYO INSTRUMEN DAKWAH Leteratif

HARIANTERBIT.CO – Sunan Ampel merupakan salah satu peletak fondasi pola pengajaran agama ala pesantren. Karakteristik yang melekat pada jati diri pesantren yakni praktek kemandirian, pembelajaran ilmu alat sebagai basic penguasaan kitab kitab klasik dan pembentukan akhlakul karimah.

Demikian pengantar sambutan KH An’im Falahuddin Machrus biasa dipanggil Gus An’im pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri ketika menghadiri pelantikan Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) Kabupaten Jember di Ponpes Al Amin Sabrang, Ambulu Sabtu,(14/9/2019)

Lebih lanjut Gus An’im menuturkan, dulu, santri Lirboyo setelah lulus kembali ke masyarakat mengajar (mulang), tapi kini (era revolusi industri 4.0) mengalami pergeseran luar biasa, Pesantren mengarah pada usaha usaha ekonomi produktif dan manusia unggul.

Susunan Pengurus

Ditambahkan Gus An’im, dalam rangka pemberdayaan dan perlindungan pesantren, FPKB menginisiasi RUU Pesantren.
Pokok pikiran penting RUU Pesantren antara lain pentingnya kehadiran negara memfasilitasi pesantren baik sebagai lembaga pendidikan,sarana dakwah maupun sebagai agent of change.

Lebih lanjut Gus An’im menyampaikan bahwa tantangan pesantren adanya paham transnasional yang banyak menerbitkan buku-buku agama populer terjemahan dan menggunakan Sosial Media untuk propaganda. Ditambahkan Gus An’im, bahwa Pondok Pesantren Lirboyo pada bidang sosial media dan pengembangan ekonomi belum maksimal namun penerbitan Bahtsul Masail menjadi instrumen dakwah yang cukup leteratif.

Susunan pengurus

“Turut hadir sahabat saya, Ibu Umi Zahrok MSi anggota DPRD Provinsi Jawa Timur yg sejak awal terlibat aktif penggodokan RUU tentang pesantren tersebut,” tambah Gus An’im

Umi Zahrok MSi merasa bangga dapat menghadiri acara pelantikan Himasal Jember karena Pondok Pesantren Lirboyo Kediri yang diasuh oleh KH An’im Falahuddin Machrus adalah pesantren yang dijadikan referensi dalam penggodokan RUU Pesantren.

Umi Zahrok

Terkait dengan jumlah kuantitatif santri pada tahun 2019 ini mencapai 20 ribu, Ketua I Himasal Kabupaten Jember yang baru saja dibaiat H Izuddin akan mengikhtiarkan bersama pengurus alumni secara bergotong-royong mendirikan gotakan khusus santri Jember yang terus bertambah. (***)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *