NASIONAL

UNTUK KEMBANGKAN EKRAF, ANANG MINTA PEMERINTAH DIRIKAN SEKOLAH KARNAVAL

HARIANTERBIT.CO– Anggota Komisi X DPR RI membidangi pendidikan, pemuda, olah raga, budaya, parawisata dan ekonomi kreatif (ekraf), Anang Hermansyah meminta pemerintah dibawah pimpinan Presiden Jokowi merumuskan pendirian Sekolah Karnaval.

Keberadaan Sekolah Karnaval tersebut, kata wakil rakyat dari Dapil IV Provinsi Jawa Timur tersebut, sebagai salah satu pengembangan sektor kreatif yang cukup banyak membantu perekonomian Indonesia.

Pelaksanaan Jember Fashion Carnaval (JFC) XVII yang digelar di Jember, Jawa Timur, 31 Juli hingga 4 Agustus 2019 merupakan momentum yang tepat untuk merumuskan pendirian Sekolah Karnaval.

“Almarhum Dynan Fariz memiliki cita-cita untuk mendirikan sekolah karnaval. Saya harap pemerintah mulai merumuskan pendirian sekolah karnaval di Indonesia,” ujar Anang dalam keterangan tertulis melalui WhatsApp (WA) kepada Harianterbit.co, Rabu (31/7).

Menurut Anang yang juga musisi kondang tersebut, Sekolah Karnaval memiliki nilai penting untuk pengembangan Jember sebagai kota karnaval. Dengan adanya Sekolah Karnaval, diharapkan konsep karnaval senantiasa mengalami pengembangan dengan kurikulum yang visioner.

“Sekolah karnaval sebagai perwujudan untuk keberlangsungan karnaval agar memiliki visi ke depan yang dampak sosial serta ekonomi terasa bagi masyarakat luas,” tambah politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Selain Sekolah Karnaval, musisi kelahiran Jember, Jawa Timur, 18 Maret 1969 itu juga mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mendirikan monumen karnaval sebagai dedikasi untuk ide-ide besar Dynan Fariz dalam konsep karnaval yang digelar di Jember.

“Dynan tidak hanya menjadi tokoh Jember dan Indonesia, tapi almarhum telah melegenda menjadi tokoh internasional di bidang karnval. Sudah selayaknya ada monumen khusus untuk merawat ide dan kreasi almarhum,” tandas Anang.

Sebagaimana maklum, gelaran JFC merupakan hasil kreasi ide Dynan Fariz. Dari ide ini melahirkan berbagai ide kreatif lainnya yang juga mengisnpirasi kota-kota lain di Indonesia dan dunia. Dynan meninggal dunia 17 April 2019 lalu di Jember. (ART)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *