TNI

LANAL DUMAI GAGALKAN PENYELUNDUPAN SABU DAN RIBUAN PIL EKSTASI DARI MALAYSIA

HARIANTERBIT.CO – Tim Patroli Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 1 kilogram dan ribuan butir pil ekstasi yang diduga berasal dari negeri jiran Malaysia, pada Selasa (23/7/2019).

Selain mengamankan barang haram tersebut, juga berhasil menangkap dua orang yang diduga kurir narkoba, di daerah Desa Selat Baru, Jalan Nelayan, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.

Menurut Danlanal Dumai Kolonel Laut (P) Wahyu Dili Yudha Hadianto, penangkapan narkoba dan dua orang kurir tersebut berawal dari informasi yang diterima Posal Bengkalis Lanal Dumai dari masyarakat pada Minggu (21/7/2019). Masyarakat memberi info akan ada penyelundupan narkoba ke Desa Selat Baru.

Menindaklanjuti informasi tersebut, kata Kolonel Wahyu, Lanal Dumai menurunkan tim F1QR guna melaksanakan puldata di daerah tersebut. Dan pada Senin (22/7/2019), pukul 19.00 WIB tim melaksanakan briefing untuk melaksanakan pembagian tugas. Tim darat dan tim laut untuk melaksanakan penyekatan dengan menggunakan Sea Rider II dan tim darat bergerak menuju sasaran di sekitaran Desa Selat Baru.

Pada pukul 23.15 WIB, tim laut (sea rider) mendeteksi sebuah speed boat yang melaju dari arah Malaysia menuju perairan Bantan. Selanjutnya tim laut melaksanakan pengejaran terhadap speed boat tersebut ±15 menit. Namun pada saat pengejaran mesin Sea Rider milik tim F1QR Lanal Dumai mengalami trouble engine, mesin kanan mati sehingga tim laut kehilangan jejak.

Selanjutnya, terang Wahyu, pukul 23.20 WIB tim laut menghubungi tim darat untuk melaksanakan penyekatan terhadap speed boat yang masuk menuju Sungai Jangkang Desa Selat Baru. Kemudian pada pukul 23.40 WIB tim darat melihat ada speed boat yang baru saja menurunkan dua orang yang diduga pembawa narkoba dan speed boat tersebut langsung pergi menuju Kuala Jangkang.

“Terduga dua orang membawa bungkusan berlari menuju semak-semak dan rawa-rawa. Tim F1QR melakukan pengejaran sambil memberikan tembakan peringatan terhadap terduga, namun tidak dihiraukan,” terang Danlanal Dumai dalam rilis yang diterima HARIANTERBIT.co, Rabu (24/7/2019).

Pada Selasa (23/7/2019) dinihari, tim F1QR terus melaksanakan penyisiran di sekitar area perkebunan yang berdekatan dengan perumahan penduduk berjarak sekitar 300 meter dari lokasi speed boat menurunkan dua orang terduga tersebut. Dan pada pukul 01.30 WIB tim F1QR berhasil menangkap dua orang tersangka beserta bungkusan yang dibawa.
“Setelah dilaksanakan pemeriksaan terhadap bungkusan yang dibawa, ditemukan isi bungkusan tersebut berisikan narkoba jenis sabu dan pil ekstasi beserta 1 buah bong (alat isap sabu),” kata Wahyu dalam keterangannya.

Kemudian, lanjutnya, pada pukul 03.30 WIB dua orang tersangka berinisial BI (31) warga Desa Penampar, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, dan SY (29) warga Selat Baru Kabupaten Bengkalis berikut barang bukti yang berhasil diamankan, dibawa menuju Posal Bengkalis, dan untuk selanjutnya dibawa menuju Mako Lanal Dumai guna penyelidikan lebih lanjut.

“Dari hasil penyidikan sementara, F1QR Lanal Dumai menangkap dua orang pelaku aksi penyeludupan narkoba dan mengamankan barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak satu paket dengan berat 1 kg, dan 11 paket ekstasi berisi 10.000 butir. Pelaku diperkirakan berjumlah lebih dari lima orang,” jelas Kolonel Wahyu.

Tekong speed boat pembawa narkoba berhasil kabur, dua orang berinisial BI (31) dan SY (29) tertangkap, dan tiga orang tersangka lain berhasil melarikan diri saat dilakukan pengejaran di darat. “Terkait hal tersebut, kedua tersangka dapat diancam dengan pidana karena melanggar Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Selanjutnya berkas pelaku akan diserahkan ke pihak Polres Bengkalis untuk proses lebih lanjut,” pungkas Danlanal Dumai. (*/rel/dade)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *