TNI

SATGAS PAMTAS YONIF PR 328/DGH AMANKAN RATUSAN BATANG KAYU ILEGAL

HARIANTERBIT.CO – Aksi sweeping yang dilakukan para personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328/Dirgahayu pada Sabtu (20/7/2019), berbuah hasil. Dalam upaya pengamanan dalam rangka mencegah peredaran barang-barang ilegal itu, peredaran kayu ilegal sebanyak 15 kubik (170 batang) tanpa adanya dokumen resmi, berhasil digagalkan.

Keberhasilan itu disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/Dgh Mayor Inf Erwin Iswari SSos, MTr (Han) melalui surat elektronik kepada HARIANTERBIT.co, Minggu (21/7/2019). Menurut Erwin, ratusan kayu ilegal yang diambil dari hutan di Papua tersebut diamankan saat kegiatan sweeping oleh Pos Kout Km 31 yang dipimpin oleh Serka Fadlan. Dua unit truk yang membawa ratusan batang kayu ilegal tersebut, masing-masing dikemudikan Sukri (29), dan Basri (39).

“Sekitar pukul 17.00 WIT, dua kendaraan dihentikan oleh personel satgas untuk mengecek kelengkapan surat-surat dan dokumen resmi. Namun keduanya tidak dapat menunjukkan dokumen yang sah dengan membawa ratusan kayu jenis Matoa dan Langsap yang diambil dari hutan di daerah Wembi dan Yamara,” jelas Mayor Erwin.

Lebih lanjut Mayor Erwin mengatakan, dengan adanya aksi sweeping ini diharapkan akan menimbulkan efek jera bagi para pelaku kejahatan. “Harapan kami dengan adanya sweeping yang dilakukan oleh personel satgas dapat mencegah dan membuat efek jera bagi pelaku yang membawa hasil kayu secara ilegal dari hutan. Dengan begitu keseimbangan alam di wilayah perbatasan akan terus terjaga di Papua,” tambahnya.

Personel satgas pun berkoordinasi dengan KPHP (Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi) Dinas Perhutani Kabupaten Keerom, Papua untuk ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku, “Saat ini pelaku dan barang bukti kami serahkan ke Dinas Perhutani,” imbuhnya. (arya)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *