DAERAH

JALAN TOL BECAKAYU ‘NYEROBOT’ LAHAN ISLAMIC CENTRE BEKASI

HARIANTERBIT.CO – Pengurus dan pengelola Gedung Islamic Centre Bekasi kaget mendengar kabar adanya rencana pembangunan jalan tol Becakayu (Bekasi, Cawang, Kampung Melayu) akan melintasi lahan Islamic Centre.

Rasa kaget tersebut disampaikan kepada wartawan pada Kamis (28/2/2019) di Islamic Centre Bekasi, melalui Paray Said dan Wikanda Darmawisata, masing-masing selaku ketua dan pembina Yayasan Nurul Islam KH Noer Alie, pengelola Islamic Centre Bekasi.

Menurut Paray Said, pihak Islamic Centre tidak pernah dilibatkan dalam rapat pembahasan, perencanaan dan perubahan jalan tol Becakayu yang melewati jalan Islamic Centre. Baik melalui Pemkot Bekasi, Pemprov Jawa Barat ataupun pemerintah pusat.

Paray Said menunjukkan lokasi lahan Islamic Centre yang akan dilewati proyek jalan tol Becakayu. (Foto: Nur Terbit)

“Kami hanya dapat informasi dari petugas lapangan jalan tol Becakayu yang tiba-tiba datang mau mematok lahan Islamic Centre. Jelas kami keberatan dan menolak dengan tegas rencana tersebut,” kata Paray Said.

Wikanda menambahkan, pihak Islamic Centre saat ini tengah membangun masjid baru sebagai perluasan gedung lama di atas di lahan tersebut. Kini sudah mencapai 75 persen, dan sudah pernah dikunjungi Wagub Jabar Deddy Mizwar.

“Jika rencana jalan tol Becakayu melintasi lahan Islamic Centre, jelas akan menyebabkan bangunan lain tergusur dan hilang. Tidak mungkinlah Islamic berada di bawah jembatan tol layang,” kata Wikanda.

Sebagai solusi, pihak Islamic Centre mengusulkan agar pembangunan jalan tol Becakayu dialihkan ke kawasan Sun-City, atau sebelah selatan saluran (kali), atau diluruskan melalui Kalimalang dari Jalan KH Noor Alie ke Jalan Hasibuan, atau berhenti di Metropolitan. (nur terbit)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *