NASIONAL

WISUDA KE-65, UNINDRA PGRI KEMBALI LULUSKAN 1.135 SARJANA PROFESIONAL DAN KOMPETITIF

HARIANTERBIT.CO – Dalam era reformasi dan globalisasi dewasa ini, Universitas Indraprasta (Unindra) PGRI beserta segenap sivitas akademika dihadapkan pada tantangan multidemensional, salah satunya dapat meluluskan sarjana yang profesional dan kompetitif secara global.

Menurut Rektor Unindra Prof Dr H Sumaryoto, pada sisi lain dalam rangka menghadapi globalisasi yang berlangsung, peningkatan kualiatas sumber daya manusia untuk segala bidang mutlak perlu mendapatkan prioritas dalam penanganannya.

“Untuk itu, setiap lulusan sarjana pendidikan harus menghayati benar tugas dan kewajibannya sebagai seorang tenaga pendidik yang profesional dan penuh dedikasi dalam melakukan tugas,” ungkap Prof Dr H Sumaryoto pada acara wisuda Unindra Ke-65, di Sasono Utomo Tamam Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta seperti disampaikan rilisnya kepada HARIANTEBIT.co, Rabu (31/10).

Sumaryoto menambahkan, saat ini kami baru saja melakukan kerja sama (MoU) dengan salah satu perguruan tinggi di Bogor untuk dapat mendidik para dosen Unindra dalam jenjang S3, karena ini merupakan tuntutan dalam memajukan pendidikan di Universitas, dan kami berharap nantinya pada 10 hingga 15 tahun ke depan Unindra seluruh dosennya sudah S3.

Dalam sambutannya, Sumaryoto juga berpesan kepada para wisuda ke-65 agar selalu mensyukuri apa yang telah diterima seperti saat ini, telah lulus S1 perlu perjuang dan pengorbanan bukanlah didapat dengan santai-santai. “Untuk itu kita harus bersyukur. Jika nanti belum diterima bekerja, maka ini juga harus di syukuri, mungkin Allah belum memberikan jalan yang terbaik buat itu,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Wilayah II Sailah mengatakan, pendidikan di era 4.0 ini harus selalu dapat menyeimbangkan antara hard skills dengan soft skills, di mana pendidikan tatap muka pada saat di kelas pembimbingan tugas akhir menjadi momentum yang baik untuk penularan sikap dan perilaku yang kita inginkan.

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III sebagai perubahan dari Kopertis Wilayah III juga senantiasa mendukung upaya perguruan tinggi swasta, termasuk Universitas Indraprasta PGRI, yang secara berkelanjutan meningkatkan standar mutunya.

“Kami percaya, Unindra PGRI mampu menjadi PTS yang senantiasa bertumbuh dan berkembang sehingga suatu saat menjadi rujukan nasional. Kami juga mengucapkan selamat kepada para wisudawan, dan berharap tetap bekerja dengan semangat walau ada rintangan di depan kita,” tutur Sailah.

Sailah menambahkan, profesi yang saat ini ada kemungkinan akan berangsur hilang, namun akan digantikan dengan profesi baru yang bersentuhan internet of things, robotik, dan digitalisasi. “Beradaptasilah dengan perubahan, jangan sekali-kali menjauh perubahan. Semoga Anda semua menjadi orang yang bermakna untuk sekeliling, dan jangan mudah menyerah, see you on the top,” pesan Sailah.

Pada wisuda ke-65 ini, Unindra kembali mewisuda sebanyak 975 wisudawan program sarjana strata satu (S1), dan 160 wisudawan pascasarjana strata dua (S2), total pada wisuda di tahun ajaran 2017-2018 ini sebanyak 1.135 orang. (*/rel/dade)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *