NASIONAL

AGUN: BOLEH BEDA PILIHAN, TAPI JANGAN JADI SUMBER PERPECAHAN

HARIANTERBIT.CO – Di depan ratusan tokoh masyarakat serta warga di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat pekan lalu, Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Agun Gunandjar Sudarsa melantunkan beberapa penggalan puisi.

Dalam puisi yang dia gubah, pria yang akrab dipanggil Kang Agun itu mengajak semua pihak untuk membangun negeri agar Indonesia mandiri dan rakyatnya sejahtera.

“Agar Indonesia seperti yang diharapkan, negeri ini harus memiliki landasan berbangsa dan bernegara yang kokoh. Untuk itu, hampir pada setiap kesempatan dirinya memaparkan pentingnya implementasi Pancasila.

Di dalam Pancasila, dikatakan ada nilai-nilai yang mulia seperti gotong royong. Menurut Agun, gotong royong merupakan budaya Indonesia sebagaimana terkandung dalam Pancasila dan UUD NKRI Tahun 1945. “Ini yang harus kembali di tanamkan kepada masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut dipaparkan, bangsa ini harus kembali kepada Pancasila, UUD NKRI Tahun 1945 serta mengembalikan rakyat sebagai pemegang kedaulatan bangsa yang tertinggi seperti pada masa lalu.

Karena itu, Kang Agun mengingatkan, bangsa ini telah memasuki masa kampanye Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif 2019. Diakui di tahun politik, tensi dan emosi masyarakat naik sehingga bisa menimbulkan potensi konflik antar anak bangsa. “Perbedaan pilihan boleh tetapi itu jangan dijadikan sumber perpecahan,” ujarnya.

Alumnus Program S2 Universitas Indonesia itu tak hanya mengajak masyarakat tetap rukun di tahun politik namun juga saling bahu membahu ikut menciptakan Pemilu yang aman dan damai dengan saling menghormati satu dengan lainnya.

Pria kelahiran Bandung, Jawa Barat, itu mengakui penting peran masyarakat dalam mengawal Pemilu agar hajatan lima tahunan itu bisa terselenggara secara langsung, umum, bebas, dan rahasia serta jujur dan adil.

“Masyarakat Kuningan harus menggunakan hak pilihnya. Jangan golput dalam menentukan wakil-wakil rakyat. Saya mendorong dua hal ini sebab Pemilu untuk mewujudkan bangsa Indonesia yang lebih makmur,” demikian Agun Gunandjar Sudarsa. (art)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *