POLRI

POLISI TEMBAK BEGAL MAHASISWI DI BANDUNG, SATU PELAKU TEWAS

HARIANTERBIT.CO – Polisi menembak satu pelaku hingga tewas dan satu lagi dilumpuhkan kakinya, karena melawan saat akan diamankan. Pelaku merupakan begal mahasiswi di Bandung.

Dua pelaku begal bernama Aminatus Solihinin alias Ami (23) ditembak mati, dan Yonas Aditya (25) ditembak di kaki kiri.

“Saat akan diamankan, mereka melawan, kita berikan tindakan tegas dan terukur,” ujar Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Kamar Jenazah RS Polri Sartika Asih, Bandung, Rabu (5/9).

Pelaku yang ditembak mati polisi, diketahui berperan sebagai eksekutor saat melakukan aksi begal terhadap mahasiswi Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT) Bandung, Shanda Puti Denata. Sementara, satu pelaku lainnya berperan sebagai joki.

“Dari pengungkapan ini, kita amankan satu ponsel milik korban dan satu sepeda motor,” jelasnya.

Agung menambahkan, motif kedua pelaku ini murni merupakan tindak pidana pencurian disertai kekerasan. Saat disinggung keduanya merupakan residivis. “Sedang kita kembangkan oleh tim,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Shanda Puti Denata (23), korban meninggal dalam aksi begal di Kota Bandung, diketahui merupakan mahasiswi di STTT Bandung. Shanda diketahui merupakan mahasiswi yang mengambil jurusan Fashion Design, angkatan 2013.

Saat kejadian, Shanda bersama temannya yang juga perempuan, Eva Aprilia (23), dibegal saat hendak menuju ke indekos rekannya di kawasan Dipatiukur. Dia dibegal orang tak dikenal di Jalan Cikapayang, Kota Bandung, pada 30 Agustus 2018.

Saat itu, Shanda dan rekannya mengendarai sepeda motor usai makan di kawasan Cihampelas. Di tempat kejadian perkara, tiba-tiba dipepet oleh pelaku. Tas milik Shanda ditarik secara paksa.

Shanda terjatuh hingga kepalanya membentur jalan. Dia mengalami luka serius di kepala, kemudian dilarikan ke RS Borromeus hingga dinyatakan meninggal dunia pada Jumat 31 Agustus sekitar pukul 00.00 WIB. (**)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *