POLRI

LIMA PELAKU PENGGELAPAN DUMP TRUK HINO DITANGKAP DI SUKABUMI

HARIANTERBIT.CO – Lima pelaku penggelapan sebuah dump truk merek Hino ditangkap aparat kepolisian di Sukabumi, Jawa Barat, salah satu di antaranya penadah. Lima pelaku tersebut berinisial YM, RM, M, S, dan AR ditangkap di Sukabumi (15/8), dan dibawa ke Polsek Sunda Kelapa, Jakarta Utara, wilayah hukum di mana tempat kejadian perkara itu terjadi.

Kapolsek Sunda Kelapa Kompol Netty R Siagian mengatakan, mereka ini menggelapkan sebuah truk milik PT Sino Persada Indonesia. Otak di balik peristiwa ini adalah tersangka M, yang mengatur skenario dari dibawa kabur sampai ke penadah. “Tersangka M juga merupakan residivis dengan kasus yang sama,” kata Kompol Netty R Siagian dalam rilisnya yang diterima HARIANTERBIT.co, Selasa (28/8).

Pelaku M ini, ujar Netty, otaknya dia yang mengatur skenario, dia juga mengaku sebelumnya sudah tiga kali melakukan kejahatan ini. Tersangka M awalnya menyuruh tersangka YM sebagai pengemudi truk beserta kernetnya, RM, melakukan kejahatan.

Netty lebih lanjut menjelaskan, truk dengan nopol B 9530 FYV itu dibawa dengan muatan pasir sebanyak 22,56 meter kubik dari Pelabuhan Sunda Kelapa, karena sudah dilakukan skenario, mereka bertiga kemudian melakukan pertemuan untuk menjual truk tersebut. “Ini sudah lama direncanakan, kemudian si sopir berikut kernet membawa kabur truk tersebut,” ujarnya.

“Pertemuan berlangsung di rest area tol Karang Tengah, Tangerang. Setelah ini tersangka M ini menghubungi AR dan S, di situlah mulai direncanakan transaksi dan ada persetujuan transaksi sopir dan kernet membawa truk itu ke wilayah Sukabumi. Namun, di tengah perjalanan, muatan pasir dijual terlebih dahulu di pinggir jalan,” beber Kapolsek Sunda Kelapa.

Sebelum diserahkan ke penadah, sambung Netty, tersangka YM menjual muatan truk berupa pasir di pinggir jalan kepada orang tak dikenal daerah Sukabumi. “Saat diterima, sang penadah, AR, kemudian menghilangkan ciri-ciri truk tersebut, juga dengan memalsukan STNK dan buku kir. Kemudian penadah, AR, mengganti nopol menjadi F 8827 SS dengan maksud dan tujuan untuk menghilangkan jejak serta menghindari agar tidak diketahui oleh pemilik,” kata Netty menuturkan.

Kelima pelaku diamankan di Polsek Sunda Kelapa beserta barang bukti di antaranya, buku kir, STNK, dan lima unit handphone beserta baju yang dikenakan pelaku.

“Kelima pelaku dikenakan Pasal 372 KUHP untuk penggelapan, sedangkan Pasal 480 KUHP untuk penadah, masing-masing minimal empat tahun penjara,” pungkas Kompol Netty. 28

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *