KASUS

JARINGAN PROSTITUSI ONLINE DIBEKUK

HARIANTERBIT.CO – Aparat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Depok mengungkap kasus prostitusi di salah satu apartemen terbesar di Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (23/8). Modus prostitusi terselubung itu dilakukan melalui aplikasi online. Ironisnya, para Pekerja Seks Komersial (PSK) yang dijadikan alat pemuas nafsu para pria hidung belang, masih di bawah umur.

Dalam penangkapan yang dilakukan, aparat Satreskrim Polresta Depok mengamankan tiga tersangka, masing-masing berinisial TR (18), R (18) dan IS (18). “Masing-masing mereka memiliki peran yang berbeda. Ada yang menawarkan kepada konsumen, ada juga yang berperan sebagai pembuat akun,” papar Kompol Bintoro, kasat Reskrim Polresta Depok, Kamis (23/8).

Selain itu, kata Bintoro, ada juga yang berperan sebagai negosiator, penyedia kamar, hingga menjadi joki (pengantar PSK). “Untuk yang berperan sebagai pengantar, dia mengantar si PSK hingga ke apartemen untuk bertemu dengan konsumen,” tambah Bintoro.

Lebih lanjut Bintoro mengatakan, dari hasil praktik prostitusi yang dilalukan, para tersangka memasang tarif Rp900 ribu untuk sekali kencan. “Uang ini dibagi oleh para tersangka untuk membayar sewa apartemen Rp250 ribu, untuk PSK-nya sebesar Rp300 ribu, sedangkan untuk beberapa orang lain yang ikut andil dalam prostitusi tersebut, seperti joki memperoleh bagian sebesar Rp100 ribu,” papar Bintoro.

Salah seorang tersangka, TR, yang berperan sebagai pembuat akun mengaku, bahwa akun tersebut dijadikan sarana promosi untuk menawarkan PSK kepada konsumen. “Ya, saya yang buat akun, dengan persetujuan si ceweknya (NZ), terus saya promosiin di aplikasi Beetalk. Dari situlah kita dapat konsumen,” tuturnya.

Namun, TR mengaku tak pernah memaksa para PSK untuk masuk dalam bisnis prostitusi tersebut. “Saya nggak pernah maksa pak, dia yang mau, katanya tolong cariin om-om,” kilahnya.

Sebelumnya, pada 14 Agustus 2018 lalu, Satreskrim Polresta Depok juga mengamankan para pelaku prostitusi di Apartemen Margonda Residence. Diduga, para tersangka yang kali ini diamankan, merupakan jaringan bisnis prostitusi online yang diamankan sebelumnya. (arya)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *