POLRI

PENGEDAR NARKOBA DIRINGKUS DI ASRAMA AIRUD CILINCING

HARIANTERBIT.CO – Pengguna sekaligus diduga pengedar narkoba ditangkap oleh anggota Polair di Asrama Airud Cilincing, Jakarta Utara pada Selasa (31/7).

Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Pol Lotharia Latif menuturkan, kronologis penangkapan tersangka sekitar pukul 23.00 WIB, di area parkir Asrama Airud Cilincing, di mana anggota Polair memergoki dua orang yang dicurigai menggunakan narkoba. Sebelumnya anggota menanyakan perihal keberadaan kedua orang tersebut di area parkir tersebut, dan salah seorang di antaranya diketahui berinisial ES menjawab sedang minum. Namun saat diperiksa tempat tersebut tidak ditemukan adanya bekas minuman. “Karena curiga, akhirnya anggota Polair memeriksa kedua warga asrama tersebut, akan tetapi satu orang melarikan diri,” kata Lotharia Latif, dalam keterangan persnya yang diterima HARIANTERBIT.co, Kamis (2/8).

Pada saat pemeriksaan terhadap ES, telah ditemukan barang bukti berupa hisap sabu (bong), timbangan elektrik, pisau lipat, dan sisa plastik bungkus sabu. Kemudian anggota Polair menyerahkan warga asrama tersebut ke Polsek Cilincing untuk diproses lebih lanjut.

“Sangat disayangkan dan memalukan, di mana asrama Polri seharusnya menjadi contoh sebagai kawasan bebas narkoba, dan mendukung kebijakan pimpinan Polri dalam pemberantasan narkoba. Warga yang tinggal dalam asrama adalah anggota Polri aktif dan beberapa purnawirawan. Sebagai keluarga besar Polri seharusnya menjaga ketertiban dan keamanan dalam asrama Polri,” tandas Latif.

Atas kejadian tersebut, Ditpolair akan mendata ulang dan menertibkan semua warga yang tinggal di dalam lingkungan asrama, karena disinyalir banyak yang sudah tidak berhak lagi tinggal dalam asrama. Selain itu banyak masyarakat yang bebas keluar masuk asrama tanpa mengikuti aturan tentang ketentuan tinggal dalam asrama Polri.

“Proses hukum agar tetap dilaksanakan agar menjadi contoh warga asrama Polri tidak main-main dengan narkoba, apalagi menjadikan asrama sebagai tempat transaksi dan menggunakan narkoba,” pungkas Latif. (*/dade/rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *