PERISTIWA

SAMPAIKAN BELASUNGKAWA, PRESIDEN PASTIKAN KORBAN KM SINAR BANGUN DAPAT SANTUNAN

HARIANTERBIT.CO – Presiden Joko Widodo menyampaikan belasungkawa bagi para korban Kapal Motor (KM) ‘Sinar Bangun’ yang tenggelam di perairan Danau Toba. Presiden Jokowi telah menerima laporan langsung dari Menteri Perhubungan dan Kepala Basarnas terkait peristiwa itu.

“Atas nama pribadi dan seluruh masyarakat Indonesia, kita menyampaikan duka cita yang mendalam atas korban meninggal dunia dalam musibah tersebut,” ujar Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, melalui siaran pers yang diterima HARIANTERBIT.co, Rabu (20/6).

Kepala Negara kemudian meminta jajaran terkait untuk meneruskan upaya pencarian dan penyelamatan bagi para korban yang masih belum ditemukan. “Terhadap korban yang hilang saya minta BNPP (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan), TNI, Polri, dan BNPB untuk secepatnya segera menemukan dan menyelamatkan korban,” kata Jokowi.

Dalam pernyataannya, Presiden mengatakan bahwa peristiwa ini menjadi pelajaran bagi seluruh pihak untuk selalu menjaga kewaspadaan. Ia menyerukan kepada seluruh pemilik kapal agar menaati semua peraturan yang ada, mengutamakan keselamatan penumpang, dan mengikuti petunjuk yang telah dikeluarkan BMKG mengenai potensi cuaca buruk.

“Saya juga minta kepada Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan di daerah untuk selalu rutin melakukan pengecekan berkala demi keamanan dan keselamatan penumpang,” ujarnya.

Selain menyampaikan belasungkawa, Presiden Joko Widodo juga memastikan bahwa seluruh korban akan mendapatkan santunan dan jaminan biaya perawatan dari pemerintah.

“Pemerintah akan memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia dan menjamin biaya perawatan untuk yang memerlukan perawatan,” ungkap Jokowi.

Lebih lanjut, Presiden telah menginstruksikan Menteri Perhubungan untuk melakukan evaluasi mengenai standar keselamatan bagi angkutan penyeberangan. Jokowi pun berharap agar peristiwa serupa tak terulang kembali di masa mendatang.

“Saya minta kasus seperti ini jangan sampai terulang lagi, dan saya telah memerintahkan kepada Menteri Perhubungan untuk mengevaluasi seluruh standar keselamatan bagi angkutan penyeberangan,” kata Jokowi, yang didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kepala BNPP (sebelumnya disebut Basarnas-red) Marsdya TNI M Syaugi. (*/dade/rel)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *