PERISTIWA

TOKOH MATHLAUL ANWAR APRESIASI GERAK CEPAT POLRI TANGANI TEROR

HARIANTERBIT.CO – Pascabom Surabaya, Densus 88 bergerak cepat melakukan penangkapan sejumlah terduga teroris di sejumlah daerah. Polri sukses menutup gerak teroris. Hasilnya, sebanyak 74 terduga teroris yang berhasil diamankan Densus 88, baik hidup atau mati.

Atas keberhasilan ini masyarakat memberikan apresiasi atas kerja Polri. Salah satunya dari tokoh Banten, KH Babay Sujawandi.

Menurut Babay, langkah cepat Polri membuktikan bahwa Polri bekerja taktis profesioal dan tidak serampangan. Polri sudah tahu kekuatan sel-sel terorisme di Indonesia. Tak heran jika dalam waktu cepat, puluhan terduga teroris langsung diamankan.

“Pak Kapolri ini luar biasa, beliau perintahkan anggotanya untuk menghentikan aksi teror berlanjut. Caranya, tangkap jaringannya,” kata Babay, yang menjabat sebagai Ketua PW Mathlaul Anwar Provinsi Banten.

Penindakan yang dilakukan Densus 88 untuk mencegah aksi teror dan mempersempit ruang gerak mereka. Pasca Bom Surabaya, Polri langsung bisa mendeteksi keberadaan mereka.

Tak hanya di Surabaya, di daerah di Sumatera beberapa orang juga ditangkapi kerena terkait jaringan mereka.

Diketahui, penindakan terduga teroris terbanyak dilakukan Polri di Surabaya. 31 orang tertangkap dan empat di antaranya tewas.

Adapun terbanyak kedua di Provinsi Banten dan DKI Jakarta dengan 16 orang tertangkap yang dua di antaranya tewas. Sedangkan sisianya yakni di Riau sembilan orang yang empat di antaranya tewas, Jawa Barat (Jabar) delapan orang yang empat di antaranya tewas, Sumatera Utara (Sumut) enam orang, dan Sumatera Selatan (Sumsel) empat orang.

Menurut dia, tidaklah mudah mengungkal jaringan mereka. Karenanya, langkah cepat Polri patut dapat apresiasi. “Saya kira itu prestasi tersendiri bagi Kapolri dan jajarannya. Lambat laun, kondisi terkendali dan masyarakat kembali merasa aman,” paparnya. *

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *