NASIONAL

BAMSOET: PRAJA BERINGIN HARUS BERI IDE DAN GAGASAN SEGAR

HARIANTERBIT.CO— Generasi Indonesia Zaman Now tidak boleh kalah bersaing dengan anak muda dari negara lain. Karena itu, bekal pendidikan tinggi saja rasanya tidak cukup untuk memenangkan persaingan.

Untuk itu, anak muda Zaman Now, jelas Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo saat menjadi keynote speaker (pembicara kunci) buka puasa bersama Praja Muda Beringin dan Aburizal Bakrie di Bakrie Tower Jakarta, Jumat (18/5). harus membekali diri dengan pengalaman dan akhlak yang mulia.

Dikatakan, sekitar 80 juta anak muda Indonesia Jaman Now harus identik dengan kreatifitas dan inovasi. Dengan rentang usia yang sangat produktif, 17-37 tahun, generasi milenial punya banyak waktu untuk mengasah kemampuan. Kuncinya, jangan takut gagal. Karena dari setiap kegagalanlah kalian akan dapat pelajaran yang sangat berharga.”

Politisi senior Partai Golkar tersebut mengharapkan generasi millenial yang akrab dengan teknologi informasi, juga harus terbuka dalam membangun kehidupan sosial. Harus punya sifat toleran, menghargai perbedaan, serta memperluas wawasan keberagaman.

“Kuncinya, memperluas wawasan denganmembaca, mampu menggunakan internet dan media sosial secara bijaksana. Yang terpenting memperkuat jiwa nasionalisme. Percuma kaum muda punya banyak ilmu pengetahuan jika tidak punya semangat nasionalisme,” tegas wakil rakyat dari Dapil Provinsi Jawa Tengah ini.

Khusus untuk generasi millenial Golkar, terutama yang tergabung dalam Praja Muda Beringin, jelas laki-laki yang akrab disapa Bamsoet tersebut, menuntut terselenggaranya kegiatan yang kreatif dan inovatif.

Praja Muda Beringin harus memberikan suntikan ide dan gagasan segar kepada bangsa Indonesia, antara lain bagaimana mendayagunakan media sosial sebagai media kampanye yang efektif, membuat kegiatan sosial, mengembangkan minat dan bakat di kalangan anak muda, seperti komunitas musik, olahraga dan hobby lainnya.

“Millenial Golkar juga harus membangun jiwa entrepreneurship supaya memiliki kemandirian menghadapi masa depan yang semakin kompetitif. Entrepreneurship tidak hanya dibutuhkan di bidang ekonomi, tetapi juga di politik, pemerintahan dan sosial budaya. Sekarang juga ada socio-preneuer, coopreneur (koperasi preneur),” terang Bamsoet.

Sebagai senior, Bamsoet mengajak para millenial Golkar berjuang di jalur legislatif. Jangan takut tidak terpilih. Bamsoet mencontohkan, dirinya saja baru berhasil masuk Senayan setelah lima kali maju dalam pemilihan. Di periode kedua sebagai anggota dewan, Bamsoet langsung dipercaya menjadi Ketua DPR RI.

“Bagi yang ingin belajar menjadi pengusaha, harus sering-sering berdiskusi dengan Bang Ical. Beliau adalah salah satu pengusaha pribumi yang sukses. Banyak ilmu dan pengalaman yang harus kita timba dari beliau,” demikian Bambang Soesatyo. (ART)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *