NASIONAL

SBY MINTA NEGARA SELALU WASPADA HADAPI AKSI TEROR

HARIANTERBIT.CO– Presiden Indonesia 2004-2009 dan 2009-2014, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk tidak saling menyalahkan dan memberikan komentar yang tidak semestinya terkait aksi teror yang terjadi di tanah air belakangan ini.

Ketua Umum Partai Demokrat itu dalam vidio yang diuggah di laman Partai Demokrat, Minggu (13/5) malam mengajak semua pihak memberi kesempatan aparat penegak hukum untuk menemukan dalang dibalik aksi teror yang terjadi belakangan ini.

“Saya minta jangan kita salah-menyalahkan. Juga tidak perlu ada komentar tidak semestinya. Mari kita beri kesempatan kepada para aparat keamanan dan penegak hukum untuk mencari dan menemukan siapa perancang, dalang dan penggerak dari serangan para teroris ini,” kata SBY.

Dikatakan, sepekan terakhir adalah periode berat bagi bangsa Indonesia karena terjadi insiden kekerasan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat dan serangan teroris di Surabaya, Jawa Timur.

Pemerintah dan aparat keamanan, lanjut SBY, mesti menjamin perlindungan terhadap warga negara Indonesia dan masyarakat semua agar bisa tinggal dan menjalankan ibadah dengan aman.

Dikatakan, negara harus selalu waspada dalam menghadapi terorisme, tidak boleh lengah. Peran aparat intelejen, kepolisian, komando teritori TNI juga amat penting.

SBY mengutuk aksi teroris yang mengakibatkan jatuhnya korban itu. Aksi terorisme, apapun dalih dan atas nama apapun, tidak pernah dibenarkan. Karena itu, kita harus bersatu melawan dan mengalahkan aksi terorisme.

“Saya bersama Partai Demokrat mengajak seluruh komponen bangsa untuk mendukung dan membantu negara serta pemerintah untuk menegakkan hukum dengan seadil-adilnya dengan cara membawa pelaku kejahatan ke meja hijau dan mendapatkan hukum setimpal,” pinta SBY.

Sementara itu, anggota Komisi I DPR RI, Roy Suryo menyesalkan intelijen telah kecolongan terkait aksi bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya. “Negara harus hadir melawan terorisme, jangan sampai kecolongan lagi seperti ini,” kata mantan Menpora Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II ini. .

Roy yang juga Wakil Ketua Umum Partai Demokrat itu mendesak intelijen proaktif sehingga teror yang berturut-turut terjadi sepekan ini tidak terulang.
“Selaku anggota Komisi I DPR, saya mendesak intelijen lebih berperan.”

Menurut wakil rakyat dari Dapil Provinsi Yogjakarta ini, secara teknologi sebetulnya intelijen sudah mampu melakukan deteksi dini terhadap aksi teror.

Jika deteksi dini dilakukan secara maksimal, dia yakin kejadian teror tidak akan terjadi lagi. “Deteksi dini agar tidak semakin banyak korban lagi. Saya turut berduka atas korban-korban bom gereja di Surabaya,” demikian Roy Suryo. (ART)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *