DAERAH

368 RUMAH ELIT TANPA IMB DISEGEL

HARIANTERBIT.CO – Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat menyegel ratusan rumah elit berlantai dua di perumahan Cinere Park View (CPV), Limo, Depok, Jawa Barat. Perumahan milik perusahaan pengembang PT Megapolitan itu disegel lantaran belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB).

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Depok Yayan Arianto mengakui, jika pembangunan kawasan mewah di Kecamatan Limo itu belum memiliki IMB. “Terdapat 368 rumah mewah yang berdiri di perumahan CPV, tidak mengantongi IMB,” ujar Yayan, Kamis (3/5).

Penyegelan dengan pemasangan plang segel ini dilakukan berdasarkan Perda Nomor 16 Tahun 2012, Perda Nomor 02 Tahun 2012 tentang Penengakan Ketertiban Umum. “Berdasarkan aturan tersebut, kami melakukan penyegelan,” lanjut Yayan.

Penyegelan itu, menurut Yayan, dilakukan setelah perangkat pemerintah penegak peraturan daerah melakukan penelusuran terhadap objek bangunan tak berizin di wilayah Kota Depok. Dari penelusuran itu, diketahui ada sejumlah kawasan perumahan yang belum miliki izin, salah satunya di perumahan mewah CPV di Kelurahan Limo.

“Sebanyak 368 rumah mewah di sana terbukti tak dilengkapi IMB yang dikeluarkan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Depok,” ungkap Yayan.

Sebelum melakukan peneyegelan, pihak Satpol PP Kota Depok telah memberitahukan kepada pemilik bangunan terlebih dahulu. “Sebelumnya kita telah layangkan surat penyegelan kepada pihak pengembang,” tegas Yayan.

Pemkot Depok akan terus melakukan penertiban terhadap bangunan-bangunan tak berizin di wilayah Kota Depok. “Kami akan terus menginventarisasi IMB. Karena ini juga dalam rangka mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD),” tandas Yayan.

Yayan menambahkan, pemilik bangunan yang tempatnya telah disegel karena tidak memiliki izin, tidak boleh melakukan kegiatan pembangunan. “Kami memberi kesempatan bagi pemilik bangunan untuk mengurus izin agar dapat melanjutkan pembangunan. Jika setelah 14 hari tidak ada iktikad baik untuk mengurus perizinan, maka Satpol PP akan membongkar bangunan tersebut,” tegas Yayan.

Sementara itu, pihak pengembang, PT Megapolitan, membantah jika bangunan yang disegel berjumlah ratusan. “Yang disegel itu hanya taman dan rumah pemasaran saja, tidak seluruhnya,” ujar Marcel, humas PT Megapolitan.

Marcel menambahkan, pihak pengembang masih mengurus IMB perumahan Cinere Park View. “Izin sudah kami ajukan, namun memang belum dikeluarkan oleh pemkot. Sampai saat ini kami masih menunggu surat IMB tersebut,” jelas Marcel. (arya)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *