NASIONAL

DPR MINTA PEMERINTAH SIAPKAN TIK UNTUK INDONESIA TENGAH DAN TIMUR

HARIANTERBIT.CO– Ketimpangan cakupan jaringan internet belum merata ke seluruh pelosok daerah, utamanya kawasan tengah dan timur Indonesia. Sebab itu, pemerintah harus berburu dengan waktu untuk menyiapkan dan memfungsikan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) buat kedua kawasan tersebut.

Hal tersebut dikatakan Ketua DPR RI, Bambang Soesetyo dalam keterangan persnya yang diterima Harianterbit.co, Minggu (22/4). “Ketimpangan jaringan internet antara Jawa dengan luar Jawa tampak cukup mencolo. Ini harus segera diatasi. Malah pemerintah harus berani mengakselerasi penyediaan infrastruktur TIK untuk kedua kawasan itu.”

Dikatakan, dari hasil survei, 143,26 juta orang – atau 50 persen dari total populasi Indonesia 262 juta jiwa dijangkau dan menggunakan jaringan internet. Tetapi data ini juga menggambarkan ketimpangan. Sebab, dari jumlah itu, sekitar 83 juta jiwa atau 58,08 persen-nya adalah masyarakat yang bermukim di Jawa.

Jumlah warga pengguna internet di Kalimantan, Sulawesi, Bali-Nusa Tenggara dan Papua-Maluku rata-rata di bawah 10 persen dari total populasi. Kecenderungan ini mengindikasikan, puluhan juta generasi milenial di sejumlah daerah belum dijangkau jaringan internet.

Dari hasil survei, sekitar 49,52 persen pengguna internet di Indonesia berusia 19-34 tahun atau generasi milenial. Jumlah generasi milenial saat ini diperkirakan lebih dari 100 juta jiwa.

Artinya, hampir 50 persen generasi milenial belum terjangkau jaringan internet dan belum siap untuk beradaptasi dengan era Industri 4.0 yang serba digitalisasi dan otomasi dewasa ini. Sebagian besar kelompok ini bermukim di kawasan Tengah dan kawasan Timur Indonesia.

Tentu saja fakta persoalan ini harus disikapi dengan sangat serius, karena negara berkewajiban menyediakan sarana dan prasarana generasi milenial mengembangkan dan menyiapkan diri menjadi angkatan kerja yang kompetitif dan produktif.

“Mengacu kepada tantangan riel tersebut, pemerintah harus berani mengakselerasi penyediaan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi di kedua kawasan itu,” demikian Bambang Soesetyo. (ART)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *