SENI BUDAYA

KENANG RIFAI HARAHAP, AYUB BADRIN TAMPILKAN DRAMA DI TBSU MEDAN

HARIANTERBIT.CO– Sutradara Ayub Badrin melalui Teater Imago bakal menampilkan drama berjudul ‘Rapel Pensiun’ karya Andi MS di Gedung Utama Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU), Medan, 8 Mei mendatang.

Penampilan drama tersebut sebagai kenangan sekaligus memperingati almarhum D Rifai Harahap sebagai tokoh dan pendiri Teater Imago. Saat ini persiapan untuk menampilkan drama tersebut sudah masuk bagian blocking.

“Pementasan ini sebagai persembahkan sekaligus mengenang guru saya, D Rifai Harahap. Dia adalah sosok teladan bagi dunia teater di Sumatera Utara khususnya untuk kota Medan. Semasa hidupnya, beliau tidak pernah menyerah membangun dunia teater,” kata Ayub Badrin, Kamis (19/4).

Aktor dan tokoh Teater Nasional Medan (Tena), Yan Amarni Lubis mengatakan, beliau (D. Rifai Harahap-red) adalah salah seorang ‘suhu’ dunia teater di Sumatera Utara. “D Rifai Harahap tidak segan menegur bila melakukan suatu kesalahan lakon di pentas. Ini sebagai jalan menuju ke pematangan diri,” Yan Amarni.

Menurut dia, temperamentalistik D Rifai Harahap itu pernah berlaku buat saya seperti ketika menggarap naskah ‘Raja-Raja’, karya yang bersangkutan dan drama berjudul ‘Sarindan’ karya Z Pangaduan Lubis yang ditampilkan di Teater Arena Taman Ismail Marzuki (TIM, Jakarta (1982). Kedua reportoar tersebut disutrdarai langsung oleh D. Rifai Harahap.

Awal 1972, D Rifai Harahap mendirikan Teater Imago Medan bersama Hartono dan Alex dengan tujuan melahirkan aktor-aktor andal. “Meski saya lebih di Teater Nasional, tetapi saat memperoleh predikat Aktor Terbaik, justru membawa bendera Teater Imago,” kenang Yan yang saat itu juga menyabet Sutradara Terbaik I, Buoy Hardjo (alm), pada Festival Drama Kota Medan, 17 Jan hingga 18 Peb 1978 di Tapian Daya Medan.

“Kala itu kami mengangkat naskah berdurasi panjang ‘Dag Dig Dug’ karya Putu Wijaya. Pelakon lainnya, Zannah, alm Ady Fala dan S. Yono, serta sentuhan make-up karakter dari ahlinya, Donny Trisno Suhaimy (alm),” papar Yan.

Di era 70an, Derifhara (nama pena D. Rifai Harahap-red) pernah dilibatkan sutradara film Jakarta (Matnoor Tindaon) untuk ikut berperan dalam film garapannya berjudul Pencopet, mendampingi aktor ternama Sophan Sophiaan dan Widyawati, berlokasi syuting antaranya di Titi Gantung Stasiun Besar Kereta Api Medan dan Stasiun Bus Sibualbuali di Jalan Bintang Medan.

D. Rifai Harahap Wafat pukul 11 Siang pada Selasa 29 November 2016 di kediamannya di Jalan Pembinaan, Dusun 3, Desa Bandar Setia, Kec. Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara. Karena suatu penyakit yang telah lama dideritanya. Dan dikebumikan pada hari yang sama, ba’da Ashar, di pekuburan Muslim, yang lokasinya lumayan jauh dari rumahnya.

“Meski beliau telah tiada, tapi hari ini, 17 April 2018, di usianya persis 74 tahun, kurasakan ia masih terus menyemangatiku berkesenian. Kalau kau mau besar Yan, jangan sekali-kali mengecilkan orang lain, itu pesannya yang hingga kini masih kuresapi,” kata Yan.

Terkait dengan drama Rapel Pensiun, kata Ayub menceriterakan, tantaran tak pernah merasakan pesta perkawinan, Syaiful Bahri atau Wak Ulong yang mantan Sekda itu bermaksud memestakan ulang tahun perkawinannya. Sebab dulu, karena tak direstui orangtua, mereka kawin lari dan tak pernah pesta hingga lahirlah, Asih dan Danang.

Namun, Wak Ulong terkenal pelit medit di kampungnya ini, sempat membeli seekor kerbau kepada si Poltak tapi masih mengutang. Wak Ulong akan membayar besok setelah dirinya menerima rapel pensiun sebesar Rp 50 juta.

Sayang karena selama ini tak bergaul dan pelit, pesta Wak Ulong, diboikot orang kampung. Tak ada satu orangpun yang mau datang. Jika pun ada yang datang, adalah si Tambi, mualaf yg baru masuk Islam.

Tidak disangka ternyata kerbau yang dibeli Dari si Poltak adalah curian. Habislah Wak Ulong. Sudah tak ada tamu yang datang, diapun harus berurusan sama polisi. Yang paling disesalkannya adalah rapel pensiun yang dipertaruhkannya buat membiayai pestanya ini. (ART)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *