KASUS

INW SERUKAN TV dan PH BOIKOT ARTIS NARKOBA

HARIANTERBIT.CO – Di tengah maraknya penangkapan artis dan aktor yang terlibat penyalahgunaan narkoba, Ketua Indonesia Narcotic Watch (INW) Josmar Naibaho menyerukan, supaya seluruh stasiun televisi, radio, rumah produksi, dan semua pihak terkait yang menggunakan jasa mereka melakukan boikot. Pemboikotan ini sebagai bentuk dukungan nyata membantu aparat Badan Narkoba Nasional (BNN) dan kepolisian menekan peredaran gelap narkoba.

Josmar Naibaho

“Momentum terciduknya beberapa artis yang terjerat kasus penyalahgunaan dan kepemilikan narkotika harus diikuti dengan sanksi sosial berupa pemboikotan oleh tv, radio dan production house (PH) atas seluruh kegiatan yang melibatkan mereka,” kata Josmar Naibaho, Selasa (20/2).

Tindakan boikot ini, menurut Josmar, untuk memberi pelajaran sekaligus peringatan kepada artis yang terlibat maupun artis-artis lain yang masih berani mengonsumsi narkoba. Pemboikotan diharapkan akan menimbulkan efek gentar bagi para artis. Gentar karena selain dipenjara, mereka akan terancam hidup miskin dan susah jika terlibat kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

“Produsen agar mengurungkan niatnya menggunakan jasa para artis ini. Bahkan bila ada kontrak yang sudah telanjur ditandatangani sebaiknya dibatalkan,” tandasnya.

Ke depan, diimbau semua stasiun televisi dan rumah produksi perlu melakukan seleksi yang lebih ketat sebelum menggunakan jasa artis. Salah satu persyaratan yang pantas untuk diterapkan adalah memberlakukan lulus tes narkoba dari BNN.

“Ke depan perlu diberlakukan syarat lulus tes narkoba sebelum seseorang diberi peran menjadi bintang film, sinetron maupun iklan. Jangan dikasih lagi panggung bagi mereka yang terlibat narkoba,” pungkas Ketua INW ini. (*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *