PERISTIWA

AKSI HEROIK PRAKA YUNANTO RINGKUS PELAKU CURANMOR

HARIANTERBIT.CO – Seorang warga Kampung Makasar Jakarta Timur, Sujiati (43), hampir saja kehilangan sepeda motornya yang diparkir di depan rumahnya. Namun berkat aksi heroik dan keberanian anggota TNI Pendam Jaya (Kodam Jaya), Praka Yunanto, aksi kejahatan tersebut berhasil digagalkan saat pelaku yang berinisial Er dan Pra berusaha membawa motor hasil curiannya, Rabu (12/7).

Kejadian berawal, saat pelaku berhasil membobol paksa motor dengan kunci letter T miliknya, korban yang mengetahui aksi tersebut, kemudian berteriak maling. Melihat aksinya diketahui korban, pelaku yang panik tancap gas membawa lari motor korban ke arah Pondok Gede.

Namun, sesampainya di Jalan Raya Pondok Gede, tepatnya di depan Kompleks Dirgantara I Halim Perdanakusumah, motor yang dikendarai pelaku menabrak sepeda motor dan mobil.

Ketika pelaku berusaha melarikan diri dari kejaran warga, Praka Yunanto dengan sigap berhasil meringkus salah satu pelaku yang siap dengan senjata tajamnya yakni Erwinsyah, sedangkan Prayogan rekan pelaku berhasil kabur menggunakan motor lainnya.

Praka Yunanto anggota TNI Pendam Jaya (kiri) berhasil menggagalkan aksi curanmor di Pondok Gede Jakarta Timur, Rabu (12/7).

Karena banyaknya warga yang emosi terhadap pelaku, akhirnya pelaku sempat menerima beberapa pukulan dari warga yang membuat wajahnya lebam.

Praka Yunanto mengatakan, begitu saya mendengar Ibu Sujiati berteriak maling, naluri saya langsung tergerak untuk menolong. “Saya kejar kedua pelaku, saat keduanya menabrak mobil, itulah kesempatan bagi saya untuk meringkus mereka, satu orang berhasil tertangkap, dan sempat dihakimi massa karena emosi terhadap pelaku, tetapi satu temannya berhasil melarikan diri,” kata Yunanto.

Praka Yunanto berhasil menenangkan warga untuk tidak main hakim sendiri, dan meminta kepada warga untuk menyerahkan pelaku kepada pihak yang berwajib. Selanjutnya pelaku berikut barang bukti dibawa ke Polsek Makasar untuk dilakukan pemeriksaan.

Barang bukti yang diamankan adalah satu unit telepon gengam, satu buah dompet, kartu identitas dan kartu kesehatan, satu pisau dapur, lima buah mata kunci letter T, dan satu unit motor Honda Beat Nopol B 4968 TLT.

Sementara itu, Sujiati yang menjadi korban pencurian sangat bersyukur dan berterima kasih atas jasa prajurit TNI AD pemberani tersebut. Berkat keberanian Praka Yunanto, pencurian motornya bisa digagalkan.

“Saat motor saya dilarikan oleh kedua orang pencuri tersebut, saya langsung berteriak maling, dan didengar oleh bapak TNI yang langsung mengejar kedua pencuri sepeda motor tersebut, alhamdulillah salah satu pencurinya tertangkap, dan motor saya selamat dari pencurian,” ujar Sujiati bersyukur, (*/dade/rel)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *