RENUNGAN

KISAH ADAM DAN HAWA bag-6

HARIANTERBIT.CO – Cerita pertama Alkitab ini memberi kita banyak hal baik untuk dipelajari dan direnungkan. Bukan hanya tentang buah; itu menyangkut disiplin, saling hormat, kerja sama, dan ego. Adam dan Hawa tak ingin mengikuti perintah.

Mereka hanya ingin menjadi lebih agung daripada yang lain, bahkan Tuhan. Tapi, mereka sangat bodoh dalam upaya mereka. Jika mereka sungguh ingin melampaui Tuhan, pasti ada cara lain. Mereka bisa bertanya kepada Tuhan, “Mengapa Engkau begitu agung?

Bisakah Engkau memberitahu kami cara Engkau melakukannya?” Bersifat sangat agung artinya Tuhan pasti memiliki cara berlatih dan kebajikan-Nya sendiri. Dia tak dapat menjadi diri-Nya saat ini hanya dalam waktu satu hari. Jadi, mereka mestinya menyampaikan keinginan mereka kepada-Nya.

Mencuri di belakang orang bukanlah sifat yang baik sama sekali. Tuhan telah memperlakukan mereka dengan sangat baik, tapi mereka akhirnya melakukan hal-hal yang buruk di belakang-Nya. Itulah manusia!

Saya sudah beritahu kalian, segala sesuatu ada harganya. Karena kalian mengikuti saya dalam berlatih rohani, kalian harus mematuhi peraturan yang ketat. Tapi, kalian mendapatkan sesuatu sebagai imbalannya.

Kalian tahu ini dengan baik. Jika tidak, mengapa kalian masih di sini? Membeli emas berbeda dari membeli besi. Jika kalian ingin mendapatkan sesuatu, bekerjalah untuk itu. Ambil saya sebagai contohnya.

Saya menjalani operasi beberapa waktu lalu, tapi itu bukan akhir dari semua itu. Saya harus melatih otot dan saraf saya selama tiga sampai empat jam sehari untuk membantu pemulihannya karena anestesi dan ahli bedah telah menjahitnya.

Jika saya tidak melatihnya, itu akan menjadi kaku dan mogok
kerja. Saya diberitahu bahwa saya akan mendekati pulih, jika tidak pulih sepenuhnya, setelah melatih otot saya tiga atau empat jam sehari selama enam bulan.

Sama halnya, jika kita mengejar tujuan yang lebih tinggi, bagaimana mungkin kita tak bekerja keras setiap hari? Ini adalah aturan yang tak dapat kita abaikan. Kalian mungkin mengetahuinya dengan baik, tapi kalian belum bekerja keras.

Namun, kalian telah mendapatkan sesuatu sebagai imbalannya, tapi tak sebanyak yang didapatkan seorang pekerja keras. Lebih sulit untuk mendapatkan hal-hal duniawi. Misalnya, kalian harus membayar ratusan ribu dolar Taiwan untuk suatu operasi, dan kalian merasa sangat buruk sesudahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *