BISNIS

KAPAL TERNAK ADA SIAGA DOKTER HEWAN LOH

HARIANTERBIT.CO – Kapal Motor (KM) Camara Nusantara I merupakan kapal khusus pengangkut ternak pertama yang dimiliki Indonesia. Jumat (11/12) telah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok bersandar di dermaga 107 setelah menempuh sekita 1081 Nautical Mil (NM) dari Pelabuhan Tenau Kupang dengan lama perjalanan selama 113 jam.

Kapal ini memiliki fasilitas: geladak kandang ternak, ruang palkah muatan (sni), kandang ternak, tangga naik khusus ternak dan klinik hewan dengan dokter sesuai standar Internasional. KM Cemara Nusantara I memang di-design senyaman mungkin bagi hewan ternak.

Berikut ini spesifikasi teknis KM Cemara Nusantara I: Panjang Kapal : 69.78 meter,
Lebar Kapal : 13.60 meter,
Tinggi Kapal : 4.30 meter
GT Kapal : 2000 GT
Daya : 1100 HP/1450 RPM
Kecepatan : 13 knot
Kapasitas : 500 ekor sapi
Jumlah Crew : 32 orang.

Kapal ternak KM Camara Nusantara I ditempakan di pelabuhan Tenau Kupang, sebagai pelabuhan pangkal dengan kode trayek RT-1 untuk melayari rute: Kupang, Bima, Tanjung Perak, Tanjung Emas, Cirebon, Tanjung Emas, Tanjung Perak, Kupang, Bima, Tanjung Perak, Tanjung Emas, Cirebon, Tanjung Emas, Tanjung Perak, Bima, Kupang,” ujar Bobb dirjen perhubungan laut.

pada pelayaran perdananya, KM Cemara Nusantara I yang berangkat pada 7 Desember 2015 membawa sapi sebanyak 353 ekor. Kapal bermuatan sapi yang keberangkatannya dilepas oleh Gubernur NTT ini setibanya di Pelabuhan Tanjung Priok akan dibongkar dan muatannya akan dibawa oleh PT. Jasa Prima Logistic ke tempat penampungan ternak sapi di Cibitung.

Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan galangan kapal PT. PT.Adiluhung SI dan PT. Bahtera Bahari Shipyard juga telah menandatangani Kontrak Pembangunan 5 (lima) Unit Kapal Ternak Tahun Anggaran 2015-2017 senilai Rp294.892.318.000,” ungkap Bobby.

Presiden Joko Widodo mengatakan kapal pengangkut ternak sapi dari Nusa Tenggara Timur ke Jakarta dapat memangkas transportasi. Hal itu, sesuai dengan program tol laut yang dia canangkan. Tol laut, kata Presiden, akan tercipta efisiensi dalam hal proses distribusi kebutuhan pokok yang bermuara pada stabil dan terjangkaunya harga.

“Jadi ada efisiensi, ongkos transportasi dulunya Rp1,5-1,8 juta sekarang menjadi Rp320 ribu. Ini yang sering kami bilang tol laut, sebetulnya ya ini,” kata Jokowi saat menyambut KM Camara Nusantara. (dade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *